BREAKING NEWS

Sinergi Lintas Sektor, Rapat KKMD Sulbar Perkuat Pelestarian Mangrove

 


Mamuju, TOKATA.id — Di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat, Rapat Pembahasan Rencana Aksi Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Tahun 2026 digelar di Ruang Rapat DLHK Sulbar, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini lahir dari Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Nomor 121/2023 serta Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 459/2025, sejalan dengan visi Gubernur Suhardi Duka untuk pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian sumber daya alam dan kolaborasi lintas sektor.

Rapat menghadirkan perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, dan pemangku kepentingan KKMD Sulbar. Agenda inti mencakup revisi surat keputusan sesuai nomenklatur baru, dukungan data kegiatan 2025, serta penyusunan rencana aksi 2026—langkah strategis merebut kembali keseimbangan pesisir.

Dipimpin langsung Kepala DLHK Sulbar Zulkifli Manggazali selaku Sekretaris KKMD, forum dibuka dengan arahannya yang tegas. "Pengelolaan mangrove tak bisa sendirian. Sinergi pemerintah, akademisi, dan masyarakat diperlukan agar benteng hijau abadi ini terjaga, memberi manfaat bagi generasi mendatang," tegasnya.

Rangkaian dimulai registrasi, pemaparan mekanisme diskusi, hingga sesi tanya jawab. Harapannya, koordinasi semakin erat untuk rehabilitasi dan konservasi mangrove—penjaga alam pesisir yang menopang kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar