Bapenda Sulbar Dekati Perusahaan Sawit, Perkuat PAP demi Target PAD
Mamuju, TOKATA.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Barat giat merangkul pelaku usaha besar demi menggenapi target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terbaru, Senin (11/5/2026), pertemuan strategis digelar di ruang rapat Bapenda Sulbar dengan PT Unggul Widya Teknologi Lestari perusahaan sawit asal Pasangkayu untuk memperkuat pengenaan Pajak Air Permukaan (PAP).
Langkah ini menyusul absennya perusahaan tersebut pada undangan kolektif sebelumnya. Mewakili Kepala Bapenda, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Gaffar menyambut langsung perwakilan PT Unggul, Novrianto, guna membedah teknis perpajakan: mulai dasar pengenaan, kajian objek pajak, hingga Nilai Perolehan Air (NPA). Diskusi ini krusial menyamakan persepsi perhitungan PAP, mencegah selisih tafsir di masa depan.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan komunikasi dua arah sebagai fondasi sistem perpajakan sehat. “Bapenda Sulbar terus membuka ruang koordinasi dengan seluruh wajib pajak, termasuk perusahaan sawit, agar mekanisme penetapan pajak dipahami bersama sesuai ketentuan,” ujarnya.
Lebih jauh, Wahab menekankan penguatan tata kelola PAP bukan sekadar mengejar angka, melainkan wujud kepatuhan yang mengalir kembali ke masyarakat sebagai pembangunan. Upaya ini selaras visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka: pemerintahan akuntabel dan pelayanan dasar berkualitas.
Dengan pendekatan persuasif, Bapenda optimistis kontribusi swasta—khususnya sawit—akan menguatkan infrastruktur dan layanan publik di Bumi Manakarra. (*/Rigo Pramana)
