Piala Gubernur Sulbar Jadi Pemanasan Menuju Kejurnas, Gateball Kian Bergeliat di Bumi Manakarra
Mamuju, TOKATA.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Junda Maulana mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka secara resmi membuka Kejuaraan Gateball Piala Gubernur Sulbar di Mamuju, Jumat, 2 Oktober 2026.
Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang untuk mengukur kekuatan gateball di Kawasan Timur Indonesia. Tiga provinsi ambil bagian, yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. Sementara tim dari Kalimantan Timur yang sebelumnya direncanakan turut berlaga batal hadir.
Bagi Junda Maulana, yang juga Ketua Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sulbar, turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi. Piala Gubernur Sulbar menjadi ruang pemanasan sekaligus mengukur kesiapan atlet sebelum berlaga pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung sepekan mendatang.
"Tentu kegiatan ini kita anggap sebagai pemanasan untuk menghadapi kejuaraan nasional yang insyaallah akan dilaksanakan satu minggu lagi ke depan. Pertama tentu kegiatan ini saya apresiasi kepada seluruh tim peserta," ujar Junda.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari Pemerintah Provinsi Sulbar, balai-balai vertikal yang berada di Sulbar, hingga para sponsor.
Safaruddin, S.DM Jabat Wakil Ketua Pergatsi Sulbar
Di tengah geliat perkembangan olahraga tersebut, kepengurusan Pergatsi Sulbar juga diperkuat dengan kehadiran Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar, Safaruddin, S.DM, sebagai Wakil Ketua Pengurus Gateball Provinsi Sulbar.
Safaruddin mendampingi Junda Maulana dalam mendorong pembinaan dan pengembangan gateball di Sulbar. Perpaduan pengalaman birokrasi dan semangat olahraga masyarakat diharapkan dapat memperluas ekosistem gateball hingga ke tingkat kabupaten.
Ditemui di sela pembukaan kejuaraan, Safaruddin menyampaikan komitmennya untuk ikut membesarkan gateball di Bumi Manakarra.
"Ini adalah sebuah amanah dan kehormatan besar bagi saya dipercaya sebagai Wakil Ketua Pergatsi Sulbar. Terima kasih kepada Ketua, Bapak Sekda, atas kepercayaannya," ujar Safaruddin.
"Bagi saya, gateball ini bukan sekadar olahraga pukul bola, tapi olahraga strategi, melatih fokus dan yang paling penting adalah kebersamaannya. Ini sejalan dengan semangat KORMI sebagai olahraga masyarakat. Kami di pengurus akan all-out memasyarakatkan gateball sampai ke kabupaten, bahkan kami siap mendorong terbentuknya lapangan-lapangan baru di lingkungan OPD dan masyarakat umum," tegasnya.
Komitmen tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan olahraga di Sulbar tidak hanya bertumpu pada pencapaian prestasi, tetapi juga pada upaya memperluas ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, dan membangun kebersamaan.
Perkembangan Pesat: Dari 2 Lapangan Kini Jadi 6 Lapangan
Optimisme Safaruddin sejalan dengan perkembangan fasilitas gateball di Sulbar. Junda Maulana mengungkapkan, pada awal perkembangannya Sulbar hanya memiliki dua lapangan. Kini, jumlah tersebut bertambah menjadi enam lapangan representatif di Mamuju, di luar fasilitas yang tersedia di lingkungan balai dan sejumlah instansi lainnya.
"Peminatnya semakin banyak karena ini olahraga kemasyarakatan," ungkap Junda.
Gateball merupakan olahraga di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang memadukan rekreasi, kebugaran, hiburan, serta strategi permainan. Olahraga yang dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing lima pemain ini kerap dijuluki 'catur berjalan' karena membutuhkan ketepatan, konsentrasi, strategi, dan kerja sama tim.
Karakter permainan yang relatif aman dan dapat dimainkan lintas usia membuat gateball memiliki ruang tumbuh yang luas, dari kalangan muda hingga lanjut usia.
Dari lapangan yang terus bertambah hingga kompetisi yang mulai mempertemukan tim lintas provinsi, gateball di Sulbar perlahan menemukan pijakannya. Piala Gubernur Sulbar menjadi bagian dari perjalanan itu—menyatukan kompetisi, pembinaan, dan semangat kebersamaan dalam satu arena.
Dengan duet kepemimpinan Junda Maulana dan Safaruddin, S.DM, Pergatsi Sulbar optimis mampu mencetak prestasi di Kejurnas mendatang sekaligus menjadikan Sulbar sebagai salah satu barometer gateball nasional. (*/Rigo Pramana)
