BREAKING NEWS

Bapperida Sulbar Tegaskan Sinkronisasi Data untuk Pembangunan Tepat Sasaran

 


Mamuju, TOKATA.id – Seperti peta perjalanan yang akurat, perencanaan pembangunan daerah harus lahir dari data riil lapangan dan kebutuhan masyarakat, tegas Kepala Bapperida Sulawesi Barat, Amujib. Penegasan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sihardi Duka, disampaikan saat apel pagi pegawai di Ruang RPJMD Kantor Bapperida, Selasa (12/5/2026).

Amujib menekankan, perencanaan bukan sekadar asumsi, melainkan jawaban atas persoalan nyata. "Perencanaan tidak boleh disusun hanya berdasarkan asumsi. Semua harus berbasis data dan kondisi riil di lapangan agar program benar-benar beri dampak," ujarnya.

Evaluasi perangkat daerah (OPD), lanjutnya, tak boleh terpaku capaian administratif, tapi kualitas rencana program yang detail dan terukur—memudahkan eksekusi serta minimalkan salah kebijakan. Sinkronisasi data antar-OPD provinsi dan kabupaten melalui Bapperida pun krusial, demi akurasi laporan ke gubernur.

Khusus stunting, intervensi harus disesuaikan karakter daerah. "Tidak bisa disamaratakan dari Pasangkayu hingga Polewali Mandar; setiap wilayah punya persoalan beda, pendekatan pun beda," tegas Amujib.

Ia mendorong evaluasi menyeluruh—fisik maupun nonfisik—untuk deteksi dini kendala, plus penguatan kapasitas aparatur via coaching internal dan peningkatan SDM berkelanjutan. Tantangan kompleks pembangunan menuntut kebijakan adaptif berbasis bukti.

Dengan perencanaan kuat dan data sinkron, Bapperida Sulbar optimis pembangunan ke depan efektif, tepat sasaran, dan nyata wujudkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar