BREAKING NEWS

Bapenda Sulbar Perkuat Sinergi dengan Ditlantas, Penagihan PKB Bakal Lebih Terarah

 


Mamuju, TOKATA.id - Upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus digenjot Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, salah satunya melalui penguatan penerimaan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulbar kini mendorong langkah yang lebih terukur dengan memperkuat sinergi bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar. Salah satu fokusnya ialah penagihan berbasis data, termasuk memanfaatkan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) pilihan sebagai bagian dari pemetaan potensi penerimaan.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala Bapenda Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur bersama jajaran Ditlantas Polda Sulbar di Cafe Noon, Senin, 5 Oktober 2026.

Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Sulbar Gaffar dan Kepala UPTD Pelayanan Pajak Daerah Mamuju Rosianah M. Nadir.

Dari jajaran Ditlantas Polda Sulbar hadir Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulbar AKBP Anindhita Rizal bersama Paur STNK Sultan.

Pertemuan berlangsung dengan agenda membahas sejumlah langkah kolaboratif untuk meningkatkan penerimaan daerah sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB.

Kepala Bapenda Sulbar Abdul Wahab Hasan Sulur mengatakan, optimalisasi pendapatan daerah tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja bersama, terutama di antara instansi yang memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan dan administrasi kendaraan bermotor.

“Ini tugas kita sebagai mitra. Kita perlu melihat langkah-langkah apa yang bisa dilakukan bersama agar penagihan lebih terarah, datanya jelas, dan potensi penerimaan daerah bisa kita optimalkan,” kata Abdul Wahab.

Menurut dia, ketersediaan dan pemanfaatan data menjadi fondasi penting dalam membangun pola penagihan yang lebih efektif. Dengan sasaran yang terukur, penagihan diharapkan tidak sekadar mengejar angka penerimaan, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban pajaknya.

Di titik inilah sinergi Bapenda dan Ditlantas menjadi penting. Pertukaran informasi dan koordinasi yang lebih erat diharapkan mampu membuat langkah penagihan di lapangan semakin presisi, sehingga potensi penerimaan yang selama ini belum tergarap dapat ditelusuri dengan lebih baik.

Bagi Bapenda Sulbar, penguatan kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan bagian dari ikhtiar memperluas dan mengoptimalkan potensi PKB sebagai salah satu sumber penting PAD.

Koordinasi antara Bapenda Sulbar dan Ditlantas Polda Sulbar selanjutnya akan terus diperkuat untuk merumuskan pola penagihan yang efektif, terarah, dan berbasis data.

Upaya tersebut sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Pada akhirnya, optimalisasi PAD bukan semata soal menambah penerimaan di kas daerah. Lebih dari itu, ia merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola yang semakin tertib, pelayanan yang kian berkualitas, dan kesadaran masyarakat yang tumbuh bersama.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, Bapenda Sulbar berharap penerimaan PKB dapat terus dioptimalkan seiring dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar