Senter KIM Hadir di Mamuju Tengah, Perkuat Literasi Digital dan Ekosistem Siber yang Aman
Mamuju Tengah, TOKATA.id - Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfo) Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengapresiasi pelaksanaan Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM) yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju Tengah, Kamis (20/8/2026).
Mengusung tema “KIM Cerdas Digital, Sulbar Aman dan Produktif”, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama untuk memperkuat kecakapan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab.
Agenda ini dirangkai melalui kolaborasi dengan Pandu Digital dan Relawan TIK. Sejumlah narasumber turut berbagi pengetahuan dan pengalaman, di antaranya Kepala DiskominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar, Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi, serta Pandu Digital Kemenkominfo RI Shalahuddin.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Senter KIM yang dinilainya sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berbasis teknologi informasi sekaligus mendorong transformasi digital di lingkungan birokrasi.
Menurut Hajai, derasnya laju perkembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kecerdasan, etika, dan rasa tanggung jawab para penggunanya. Teknologi, kata dia, semestinya tidak hanya menjadi perangkat untuk mempercepat pekerjaan, tetapi juga menjadi jembatan yang menghadirkan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Karena itu, kehadiran Senter KIM dinilai penting sebagai ruang untuk menempa kapasitas warga agar semakin cakap, santun, dan bijak dalam berinteraksi di ruang siber.
“Tak hanya menyasar masyarakat umum, pembenahan juga menyasar internal birokrasi dan ruang publik,” ujarnya.
Ia berharap Senter KIM dapat menjadi salah satu pijakan dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan aman, sekaligus mampu melahirkan masyarakat yang produktif dalam memanfaatkan teknologi.
“Diharapkan melalui Senter KIM dapat membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (Advetorial/Rigo Pramana)
