Arsal Aras Raih Lencana Melati, Dedikasi untuk Pramuka Mamuju Tengah Menemui Pengakuan
Mamuju, TOKATA.id — Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Mamuju Tengah, Arsal Aras, menerima Tanda Penghargaan Lencana Melati dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso, dalam Upacara Ulang Janji dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (13/8/2026).
Penyematan berlangsung sekitar pukul 20.00–22.00 WIB, dihadiri sejumlah pimpinan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia serta peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 115 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Melati.
Lencana Melati merupakan bentuk penghargaan Gerakan Pramuka atas jasa yang dinilai sangat besar artinya bagi pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka.
Bagi Arsal Aras, penghargaan itu bukan sekadar torehan dalam perjalanan pengabdiannya, melainkan juga amanah untuk terus menyalakan semangat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Arsal telah dipercaya memimpin Kwarcab Gerakan Pramuka Mamuju Tengah selama dua periode, yakni 2019–2024 dan 2024–2029.
Penerimaan Lencana Melati oleh Arsal Aras juga menjadi catatan tersendiri bagi Gerakan Pramuka di Mamuju Tengah. Penghargaan tersebut menjadi Lencana Melati pertama yang diterima tokoh Gerakan Pramuka dari daerah itu.
Bukan Sekadar Penghargaan Pribadi
Arsal Aras menyampaikan, penghargaan tersebut bukan semata-mata kebanggaan pribadi, melainkan amanah untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi Gerakan Pramuka.
“Saya menerima penghargaan ini dengan rasa syukur dan penuh tanggung jawab. Bagi saya, Lencana Melati bukan akhir dari sebuah pengabdian, tetapi menjadi pengingat bahwa masih ada tanggung jawab yang harus terus dijalankan untuk kemajuan Gerakan Pramuka.”
Menurut Arsal, penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus bekerja, berbuat, dan memberikan kontribusi bagi pembinaan generasi muda. Gerakan Pramuka harus terus hadir sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Gerakan Pramuka Mamuju Tengah yang selama ini bersama-sama menjalankan berbagai program pembinaan dan pengembangan kepramukaan.
“Apa yang saya terima hari ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja bersama seluruh jajaran Gerakan Pramuka, para pembina, pelatih, andalan, gugus depan, serta semua pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap perkembangan Pramuka di Mamuju Tengah.”
Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Mamuju Tengah, Dedy Rahmat, menilai penganugerahan Lencana Melati kepada Arsal Aras merupakan bentuk pengakuan atas pengabdian yang telah diberikan dalam pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka.
“Lencana Melati yang diterima Kak Arsal Aras merupakan sebuah penghargaan yang sangat berarti. Ini menunjukkan bahwa pengabdian beliau dalam pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka mendapatkan apresiasi dari Kwartir Nasional.”
Dedy mengatakan, penghargaan tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Mamuju Tengah.
“Bagi kami di Kwarcab Mamuju Tengah, ini tentu menjadi kebanggaan. Terlebih Lencana Melati ini merupakan yang pertama diterima tokoh Gerakan Pramuka dari Mamuju Tengah. Namun yang paling penting, penghargaan ini harus menjadi motivasi bagi kami semua untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan.”
Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi menjelma menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Gerakan Pramuka Mamuju Tengah untuk semakin aktif menjalankan tugas pembinaan generasi muda.
Arsal Aras menegaskan, perjalanan Gerakan Pramuka ke depan membutuhkan kerja bersama dan komitmen seluruh unsur kepramukaan.
Ia berharap penghargaan yang diterimanya dapat menjadi energi positif untuk terus membangun Gerakan Pramuka yang semakin relevan dengan kebutuhan generasi muda.
“Harapan saya, Gerakan Pramuka di Mamuju Tengah dapat terus berkembang, semakin solid dan mampu menjawab tantangan zaman. Kita ingin Pramuka tetap menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, memimpin, dan mengabdi kepada masyarakat.”
Penganugerahan tersebut berlangsung di tengah rangkaian kegiatan Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang dipusatkan di Bumi Perkemahan dan Taman Wisata Cibubur, Jakarta Timur. (Advetorial/Rigo Pramana)
