BREAKING NEWS

Mobil Perpustakaan Keliling Hadir, Semarak Kemerdekaan di Mamuju Berpadu dengan Gerakan Literasi

 

Mamuju, TOKATA.id – Semangat kemerdekaan tak hanya bergema lewat warna merah putih dan riuh aktivitas warga. Di Jalan Arteri Mamuju, Minggu (16/8/2026), semangat itu menemukan ruang lain melalui buku-buku yang terbuka untuk siapa saja.

Dalam rangka memeriahkan Car Free Day Kemerdekaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dengan menghadirkan layanan Mobil Perpustakaan Keliling di tengah ruang publik tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat itu diikuti berbagai unsur perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat umum. Nuansa merah putih tampak mendominasi, menjadi penanda semangat kebangsaan yang menyatukan para peserta.

Di antara semarak kegiatan, Mobil Perpustakaan Keliling menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan pelajar. Kehadirannya membuka akses bacaan secara gratis di ruang terbuka, menghadirkan pengalaman membaca yang lebih cair—santai, dekat, tetapi tetap sarat pengetahuan.

Sejak pagi, warga yang mengikuti Car Free Day tampak antusias mendatangi mobil perpustakaan. Sebagian membaca buku, sebagian menelusuri koleksi, sementara lainnya memanfaatkan kesempatan itu untuk mengenal lebih dekat layanan perpustakaan daerah.

Koleksi yang disuguhkan pun beragam, mulai dari buku anak-anak, pengetahuan umum, hingga literatur ringan yang mudah dinikmati berbagai kalangan.

Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, mengatakan kehadiran layanan perpustakaan keliling merupakan bagian dari komitmen Perpusip Sulbar untuk mendekatkan akses literasi kepada masyarakat.

Menurutnya, perpustakaan tidak semestinya hanya hadir di ruang-ruang konvensional. Layanan literasi juga perlu menyapa masyarakat di ruang publik, tempat warga berkumpul, beraktivitas, dan berinteraksi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap Gerakan Sulbar Mandarras yang digagas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Gerakan itu diarahkan untuk mendorong tumbuhnya budaya gemar membaca, memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, serta menghadirkan layanan literasi di berbagai ruang dan lingkungan masyarakat.

Melalui momentum Car Free Day Kemerdekaan, Perpusip Sulbar tidak sekadar mengambil bagian dalam peringatan hari besar nasional. Lebih dari itu, kehadiran mobil perpustakaan menjadi ikhtiar untuk menghidupkan budaya membaca di ruang publik—membawa buku keluar dari rak-rak perpustakaan agar lebih dekat dengan masyarakat.

Dengan layanan yang terbuka dan gratis, Perpusip Sulbar mengajak masyarakat terus memanfaatkan berbagai fasilitas perpustakaan, baik melalui layanan tetap maupun layanan jemput bola seperti Mobil Perpustakaan Keliling.

Sebab, literasi tak selalu membutuhkan ruang yang sunyi dan bangunan yang megah. Di tengah hiruk-pikuk kota, di sela langkah warga dan semarak merah putih, sebuah buku pun dapat menjadi pintu kecil menuju cakrawala yang lebih luas.

Kehadiran Mobil Perpustakaan Keliling di tengah kegiatan masyarakat menjadi penanda bahwa literasi dapat hadir di mana saja—mendekat, menyapa, lalu menyalakan rasa ingin tahu. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar