BREAKING NEWS

DKPPKB Sulbar Pacu Capaian STBM 5 Pilar Menuju Sulbar 0 Persen BABS

 

Mamuju, TOKATA.id -  Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat langkah menuju masyarakat bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) melalui Monitoring dan Evaluasi Target dan Capaian Indikator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar.

Kegiatan yang digelar secara daring, Kamis (10/9/2026), itu diikuti Dinas Kesehatan Kabupaten serta petugas sanitasi lingkungan Puskesmas se-Sulawesi Barat. Turut hadir Kepala Bidang P2KL, dr. Muh Ihwan, bersama Tim Kerja Program Kesehatan Lingkungan.

Monitoring dan evaluasi tersebut menjadi ruang untuk membaca capaian STBM 5 Pilar sekaligus memetakan berbagai kendala yang masih dijumpai di lapangan. Hasil evaluasi selanjutnya menjadi pijakan dalam menyusun langkah tindak lanjut guna mendukung target RPJMN 2025–2029, yakni mewujudkan 0 persen masyarakat yang masih melakukan praktik BABS.

Dalam sambutannya, dr. Muh Ihwan menekankan pentingnya memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat intervensi di wilayah yang masih menghadapi persoalan BABS.

“Penguatan pemicuan, verifikasi SBS/ODF, peningkatan akses jamban sehat, dan perubahan perilaku masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan agar target 0 persen BABS dapat tercapai,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian sanitasi tidak cukup hanya diukur melalui angka. Di balik setiap indikator, terdapat perilaku dan kebiasaan masyarakat yang membutuhkan pendampingan, edukasi, serta intervensi yang konsisten.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, berharap seluruh kabupaten dan Puskesmas terus memperkuat komitmen serta kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan STBM 5 Pilar.

Menurutnya, sanitasi merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang sehat. Karena itu, keberhasilan program tidak semata-mata ditandai dengan terpenuhinya indikator, tetapi juga oleh perubahan nyata dalam kualitas lingkungan dan perilaku masyarakat.

“Sanitasi tidak hanya berorientasi pada pencapaian indikator, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pencegahan penyakit berbasis lingkungan, serta terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Nursyamsi.

Ia menilai, penguatan STBM 5 Pilar juga menjadi bagian dari ikhtiar mendukung Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang dicanangkan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.

“Melalui STBM 5 Pilar, mari kita bersama-sama mewujudkan Sulawesi Barat 0 persen BABS, mencegah penyakit akibat sanitasi yang buruk, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutupnya. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar