Enam ASN Sulbar Bersiap Berlaga di MTQ KORPRI, Bawa Misi Prestasi dan Pengabdian
Mamuju, TOKATA.id — Enam aparatur sipil negara (ASN) terbaik Sulawesi Barat bersiap membawa nama daerah pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang akan berlangsung di Kota Makassar, 23–30 Agustus 2026.
Persiapan kafilah MTQ KORPRI Sulawesi Barat terus dimatangkan. Para peserta telah mengikuti pembinaan secara intensif, bukan hanya untuk mempertajam kemampuan teknis sesuai cabang yang diikuti, tetapi juga membangun kesiapan mental dan spiritual sebelum tampil di arena perlombaan.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, SE, M.A.P., selaku khalifah atau ketua rombongan kafilah MTQ KORPRI Sulbar, dalam laporan pada kegiatan pelepasan kafilah Sulbar yang digelar di Ruangan Sekda Sulbar, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 18 Agustus 2026.
“Alhamdulillah, seluruh peserta telah dipersiapkan dan mendapatkan pembinaan. Kami berharap para kafilah dapat tampil maksimal, menjaga nama baik Sulawesi Barat, serta membawa semangat ASN yang religius, berintegritas dan berprestasi,” ujar Murdanil.
Pembinaan dilakukan bersama KH. Hasan Basri dan Ustaz H. Khalid Rasid. Selain memantapkan kemampuan teknis sesuai cabang yang diikuti, pembinaan juga diarahkan untuk memperkuat mental dan spiritual para peserta agar mampu tampil dengan percaya diri dan penuh ketenangan.
KORPRI Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Junda Maulana, mengutus enam peserta dari sejumlah instansi untuk mengikuti enam cabang lomba.
Berikut enam ASN yang akan mewakili Sulawesi Barat:
Sinwan, S.H., dari Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, cabang Tartil Al-Qur’an.
Budi, dari Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulbar, cabang Adzan.
Muhammad Saddang, dari STAIN Majene, mengikuti salah satu cabang lomba MTQ KORPRI.
Hakim Sy Nira, S.Sos., M.M., dari Kanwil Kementerian Agama, cabang Doa.
Muh. Fadhil Taswin, dari Lapas Kelas IIB Polewali Mandar, cabang Hafalan 7 Surah Pilihan.
Marhamah Hasan, S.Ag., dari Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, cabang Tartil Al-Qur’an.
Murdanil menegaskan, keikutsertaan Sulawesi Barat dalam MTQ KORPRI tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi. Lebih dari itu, ajang tersebut diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter ASN yang mencintai Al-Qur’an dan mampu menerjemahkan nilai-nilai keagamaan ke dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“MTQ KORPRI ini kita harapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual ASN. Prestasi tentu menjadi target, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat tercermin dalam sikap, integritas dan pengabdian ASN kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rombongan kafilah MTQ KORPRI Sulawesi Barat dijadwalkan bertolak menuju Makassar pada 22 Agustus 2026. Selama mengikuti rangkaian kegiatan, para kafilah akan menempati Mes Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Makassar.
Murdanil juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, kekompakan dan kedisiplinan selama mengikuti kegiatan. Para kafilah diminta tampil percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik Sulawesi Barat.
“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Barat agar kafilah MTQ KORPRI dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar dan memberikan hasil terbaik. Yang paling utama, tampil dengan percaya diri, menjunjung sportivitas dan membawa nama baik Sulawesi Barat,” tutup Murdanil.
(*/Rigo Pramana)
