Samsat Keliling Pertama Hadir di Kantor Bupati Mamuju, ASN Antusias
Mamuju, TOKATA.id — Untuk memperdekat layanan publik, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, menghadirkan layanan Samsat Keliling (Samkel) di Area Kantor Bupati Mamuju, Senin (15/6/2026). Ini adalah kali pertama layanan mobile itu dibuka di lokasi tersebut.
Langkah ini bagian dari strategi memperluas titik pembayaran pajak kendaraan, sehingga semakin mudah dijangkau masyarakat — termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju.
Kepala UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, Rosianah M. Nadir, mengatakan pihaknya sengaja menempatkan layanan pada lokasi strategis untuk menghilangkan kendala jarak dan waktu warga dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
“Kami menyasar berbagai lokasi agar masyarakat lebih mudah melakukan pembayaran pajak kendaraan. Kehadiran Samsat Keliling diharapkan menjadi solusi layanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau,” kata Rosianah.
Pada hari perdana, layanan mendapat respons positif dari ASN Pemkab Mamuju. Sejumlah pegawai mendatangi lokasi untuk mencari informasi dan menanyakan mekanisme pembayaran.
Rosianah menambahkan antusiasme cukup tinggi meski beberapa ASN belum mengetahui sebelumnya bahwa layanan akan dibuka di area kantor bupati. Sebagian belum menyiapkan dana sehingga menunda pembayaran hari itu.
“Karena ini baru pertama kali dilaksanakan, masih ada ASN yang belum menyiapkan dana. Namun setelah mengetahui layanan hadir setiap hari Senin di Area Kantor Bupati Mamuju, mereka berencana memanfaatkan layanan pada pekan berikutnya,” jelasnya.
Pihak Samsat menyebut kondisi itu sebagai bagian dari proses pengenalan layanan kepada masyarakat. Sosialisasi akan terus diperkuat agar keberadaan Samsat Keliling semakin dikenal dan dimanfaatkan secara optimal.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan perluasan titik layanan pembayaran pajak merupakan bentuk komitmen pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan responsif. Upaya ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan mewujudkan layanan dasar yang merata dan berkualitas.
Dengan pola jemput bola seperti ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan meningkat, sekaligus memperkuat akses pelayanan publik bagi warga Mamuju. (*/Rigo Pramana)
