Pemprov Sulbar Luncurkan Pasar Murah Keliling, Tekan Harga Pangan di Pinggiran Kota
Mamuju, TOKATA.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) kembali memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dengan menggelar pasar murah. Kali ini, pasar murah digelar di Lapangan Desa Bambu, hasil kerja sama Distapang Sulbar dengan Bank Indonesia dan Bulog Mamuju.
Kepala Distapang Sulbar, Abdul Waris Bestari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga yang mengedepankan pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Pasar murah kita hadirkan tidak hanya di pusat kota, tetapi juga merambah ke wilayah pinggiran. Ini untuk memastikan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau,” ujar Waris, Selasa (02/10).
Waris menambahkan bahwa pasar murah liputan bulan Oktober akan menyasar berbagai wilayah pinggiran sebagai upaya mendekatkan bantuan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.
Meski ada permintaan dari warga agar pasar murah digelar setiap minggu, Waris menegaskan hal tersebut sulit dilakukan karena berpotensi menimbulkan penolakan dari pedagang pasar tradisional yang menjual bahan pangan dengan harga pasar.
“Dengan arahan gubernur untuk menekan inflasi, komoditas pangan yang kami jual dijaga di bawah harga pasar, khususnya beras. Jika harga pasar sekitar Rp140.000 sampai Rp145.000 per karung, kami menjualnya Rp110.000,” jelas Waris.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai, melainkan melalui subsidi diskon harga komoditas yang menjadi wujud nyata intervensi untuk meringankan beban masyarakat.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional turun dari 3,65% menjadi 3,04%. Waris berharap bahwa gerakan pasar murah ini dapat menjadi salah satu strategi pengendalian inflasi yang efektif dengan menurunkan harga bahan pangan secara signifikan.
Salah seorang warga penerima manfaat mengapresiasi program pasar murah ini, menyebutnya sangat membantu terutama bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.
“Program ini luar biasa. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan setiap minggu,” ujarnya penuh harap.
Warga tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah memfasilitasi pasar murah sehingga dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. (*/Rigo Pramana)
