BREAKING NEWS

“Paket Astro Budaya”, Ikhtiar Sky World dan Anjungan Daerah Menyemai Cinta Sains serta Budaya

 


Jakarta, TOKATA.id -  Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat mengambil bagian dalam rapat pembahasan kerja sama promosi misi edukasi dan budaya bersama Sky World Taman Mini Indonesia Indah (TMII) serta seluruh pengelola Anjungan Daerah se-Indonesia, di kawasan TMII, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Pertemuan yang digelar Sky World TMII tersebut menjadi ruang temu gagasan antara Forum Komunikasi Anjungan Daerah (FOKAD) dan para pengelola anjungan daerah untuk merancang kolaborasi strategis dalam memperkuat promosi edukasi, seni, dan budaya Indonesia melalui program inovatif yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat diwakili Sri Bulan Febriyani, Pranata Layanan Operasional.

Kehadiran Sulawesi Barat mencerminkan komitmen daerah dalam merawat jembatan kolaborasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan warisan budaya Nusantara. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata edukasi yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap identitas budaya bangsa.

Rapat dipimpin Direktur Marketing dan Operasional Sky World, Irma Ratna. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Sky World terus berupaya menghadirkan inovasi wisata edukasi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda.

“Sky World adalah wahana edukasi berbasis astronomi dan teknologi di TMII yang menyajikan pengalaman belajar interaktif tentang luar angkasa dengan pendekatan yang menyenangkan. Sky World akan selalu berinovasi. Karena kami dari swasta dan bisa dikenal oleh masyarakat, kami menargetkan progress kemajuan selama 11 tahun ke depan. Segmen utama yang akan disasar dalam program kerja sama ini adalah anak-anak tingkat SD dan SMP yang selama ini menjadi pengunjung terbanyak di TMII,” ujar Irma.

Sebagai langkah konkret, Sky World akan menghadirkan program unggulan bertajuk “Paket Astro Budaya”, sebuah konsep yang memadukan pengetahuan astronomi dengan kekayaan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

“Paket Astro Budaya ini menyenangkan banyak anak. Ada ilmu astronomi sekaligus menghadirkan keberagaman seni dan budaya dari Anjungan Daerah seluruh provinsi Indonesia yang ada di lingkungan TMII, tetapi tetap fun dan seru. Anak-anak bisa belajar sambil bermain,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubid Promosi, Informasi dan Investasi Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat, Nurul Farasmy, menilai kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam menghadirkan wajah baru wisata edukasi yang menggabungkan kemajuan teknologi dengan nilai budaya Nusantara.

“Kerja sama ini mengusung konsep edukasi wisata futuristik yang fun dengan tetap mengedepankan nilai-nilai budaya,” kata Nurul.

Ia menjelaskan, Sky World akan menjadi ruang bagi pengenalan ilmu astronomi dan teknologi, sementara Anjungan Daerah menghadirkan kekayaan budaya berupa seni tari, musik, serta kearifan lokal dari masing-masing provinsi.

“Konten ilmu astronomi yang menyenangkan dan teknologi luar biasa akan disediakan. Edukasi wisata futuristik, fun, dan tetap bermuatan budaya. Ini adalah sinergi dan kolaborasi menghadirkan edukasi yang inovatif sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya Indonesia,” ungkap Nurul.

Menurutnya, kolaborasi antara Sky World, FOKAD, dan seluruh Anjungan Daerah di TMII menjadi bagian penting dalam membangun karakter serta memperluas wawasan generasi muda Indonesia.

Ia berharap program tersebut dapat berkembang menjadi agenda berkelanjutan dalam mendukung optimalisasi promosi seni dan budaya Indonesia, termasuk memperkuat peran Anjungan Sulawesi Barat dalam menghadirkan pelayanan publik yang kreatif, informatif, dan menarik.

“Upaya tersebut sejalan dengan Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui penguatan pendidikan, pelestarian budaya, dan inovasi,” ucapnya.

Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari FOKAD dan seluruh pengelola Anjungan Daerah yang hadir. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi TMII sebagai pusat edukasi, rekreasi, sekaligus ruang pelestarian budaya yang terpadu.

Melalui kerja sama tersebut, TMII diharapkan tidak sekadar menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mempertemukan imajinasi anak-anak dengan luasnya semesta pengetahuan dan kekayaan budaya Indonesia.

Dengan demikian, generasi muda dapat mengenal sains, teknologi, dan budaya bangsa dalam satu pengalaman yang utuh — belajar dengan rasa ingin tahu, tumbuh dengan kebanggaan terhadap Indonesia. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar