BREAKING NEWS

Mini Kompetisi Konstruksi Katalog Elektronik Versi 6, Sulbar Perkuat Kapasitas Aparatur

 

Mamuju, TOKATA.id - Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat kapasitas aparatur menghadapi transformasi pengadaan pemerintah melalui Pelatihan Mini Kompetisi Konstruksi Katalog Elektronik Versi 6.

Kegiatan yang berlangsung Selasa, 18 Agustus 2026, di Maleo Town Square Hotel and Convention, Mamuju, itu diikuti perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat serta pemerintah kabupaten se-Sulawesi Barat.

Pelatihan tersebut diarahkan untuk membangun pemahaman yang lebih utuh mengenai mekanisme Mini Kompetisi Konstruksi sekaligus memastikan kesiapan aparatur dalam mengimplementasikannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan dibuka langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa dinamika pemerintahan yang bergerak seiring perkembangan teknologi menuntut aparatur sipil negara (ASN) untuk terus memperbarui pengetahuan dan mengasah kompetensi.

“ASN dituntut untuk terus mengasah kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perubahan. Perubahan sistem dan teknologi dalam pengadaan harus diikuti dengan peningkatan kapasitas, sehingga aparatur tidak hanya mampu menggunakan instrumen yang tersedia, tetapi juga memahami substansi dan mampu mengambil keputusan secara tepat dan akuntabel,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas aparatur merupakan bagian penting dalam menopang misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, terutama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai aspek teknis dan substantif Mini Kompetisi Konstruksi pada Katalog Elektronik Versi 6, mulai dari tahapan, mekanisme pemilihan, hingga kesiapan perangkat daerah dalam menjalankan proses pengadaan.

Keterlibatan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat kapasitas aparatur dalam menerapkan mekanisme baru tersebut. Keseragaman pemahaman diharapkan membuat implementasi Mini Kompetisi berjalan lebih terukur, kompetitif, dan tetap berpijak pada prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, M. Yamin Saleh, menilai penguatan kompetensi aparatur merupakan fondasi penting agar transformasi digital pengadaan tidak berhenti pada perubahan teknologi, tetapi benar-benar melahirkan perubahan dalam tata kelola.

“Katalog Elektronik Versi 6 harus dipahami sebagai bagian dari evolusi tata kelola pengadaan, bukan sekadar perubahan sistem. Karena itu, kapasitas aparatur perlu dibangun agar mampu membaca proses secara utuh, mengantisipasi risiko, dan mengoptimalkan mekanisme kompetisi untuk memperoleh hasil pengadaan yang paling optimal. Orientasinya bukan hanya pada kepatuhan prosedural, tetapi bagaimana setiap proses mampu menghasilkan efisiensi dan value for money bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Melalui pelatihan tersebut, Biro PBJ Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong lahirnya aparatur pengadaan yang adaptif, kompeten, dan responsif terhadap perubahan. Penguatan kapasitas yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan tidak hanya mempercepat pemanfaatan Katalog Elektronik Versi 6, tetapi juga memperkokoh ekosistem pengadaan daerah yang transparan, kompetitif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil pembangunan.

(*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar