Malam Ta’aruf MTQ KORPRI Nasional 2026, Sulbar Teguhkan Semangat Silaturahmi
Makassar, TOKATA.id - Sekretaris Daerah Sulawesi Barat, Junda Maulana, menghadiri Malam Ta’aruf sebagai bagian dari rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Nasional 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Digelar di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu malam, 23 Agustus 2026, Malam Ta’aruf menjadi ruang perjumpaan dan silaturahmi bagi para peserta MTQ KORPRI dari berbagai penjuru Indonesia.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Junda Maulana duduk satu meja bersama Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta Wakil Bupati Pangkep Abd. Rahman Assagaf.
Malam Ta’aruf tidak sekadar menjadi seremoni pembuka. Di dalamnya, para peserta, dewan hakim, dewan juri, panitera, hingga pejabat eselon I dan II dari kementerian, lembaga, serta pemerintah provinsi seluruh Indonesia dipertemukan dalam suasana keakraban.
MTQ VIII KORPRI Nasional Sulsel 2026 sendiri diikuti 117 kafilah yang berasal dari 38 provinsi, 77 kementerian/lembaga, serta dua perguruan tinggi negeri (PTN).
Junda Maulana mengatakan, Malam Ta’aruf menjadi momentum penting sebelum peserta memasuki rangkaian utama MTQ KORPRI, termasuk defile kafilah dan acara pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin sore, 24 Agustus 2026.
"Pada malam Ta’aruf dalam rangka MTQ ke-VIII KORPRI yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan ini merupakan malam ramah tamah. Besok kita akan melaksanakan defile sekaligus acara pembukaan," kata Junda.
Menurut Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sulbar itu, MTQ KORPRI tidak semata-mata menjadi arena untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, merajut ukhuwah Islamiyah, sekaligus memperkuat persatuan.
Bagi Sulawesi Barat, keikutsertaan dalam MTQ KORPRI Nasional 2026 juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di wilayah tetangga.
"Alhamdulillah, Sulawesi Barat mengikuti enam cabang dan ada sekitar 20-an tim kafilah yang akan mendukung dan meramaikan kegiatan ini," ujarnya.
Junda menjelaskan, jumlah rombongan Sulbar sengaja dibatasi dengan mempertimbangkan agenda pemerintah daerah yang tengah membahas KUA-PPAS, sekaligus sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.
"Sebenarnya mau banyak, cuma karena kebetulan di daerah juga ada kegiatan pembahasan KUA-PPAS, sehingga kita batasi berangkat, termasuk juga karena efisiensi anggaran. Kita batasi," jelasnya.
Kendati demikian, keterbatasan jumlah rombongan tidak mengurangi komitmen Sulbar untuk ikut menyemarakkan MTQ KORPRI Nasional yang tahun ini digelar di Sulawesi Selatan.
"Sebagai tetangga dari Sulawesi Selatan tentu kita ingin meramaikan kegiatan ini. Insyaallah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik," pungkas Junda.
Rangkaian MTQ KORPRI VIII tingkat Nasional selanjutnya memasuki agenda defile kafilah pada Senin sore sebelum acara pembukaan. Sulawesi Barat mengirimkan perwakilan untuk mengikuti enam cabang lomba dalam ajang tersebut. (*/Rigo Pramana)
