BREAKING NEWS

Di Ruang Perawatan, Ada Ikhtiar Menenangkan Jiwa: RSUD Sulbar Gelar Bimbingan Kerohanian

 


Mamuju, TOKATA.id - RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus meneguhkan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan yang holistik, dengan menempatkan kebutuhan pasien sebagai bagian penting dari proses perawatan. Tak hanya mengupayakan kesembuhan jasmani, rumah sakit juga memberi ruang bagi penguatan mental dan spiritual melalui kegiatan rutin Bimbingan Kerohanian bagi pasien dan keluarga pasien.

Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap Jumat di sejumlah ruang perawatan RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Di tengah suasana rumah sakit yang lekat dengan ikhtiar, doa, dan harapan, bimbingan kerohanian menjadi bagian dari upaya menghadirkan ketenangan bagi mereka yang tengah menjalani masa perawatan.

Langkah ini sejalan dengan semangat Panca Daya Pembangunan Sulawesi Barat, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sebagaimana diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Penguatan nilai-nilai spiritual diharapkan tidak hanya memberi ketenangan dan motivasi kepada pasien serta keluarga, tetapi juga menumbuhkan karakter, kepedulian, dan semangat pelayanan yang semakin humanis.

Pelaksanaan bimbingan kerohanian merupakan hasil kolaborasi RSUD Provinsi Sulawesi Barat dengan Kementerian Agama Kabupaten Mamuju. Melalui kegiatan tersebut, para penyuluh agama memberikan pendampingan, motivasi, serta penguatan spiritual kepada pasien dan keluarga yang sedang menjalani perawatan.

Pada Jumat, 21 Agustus 2026, bimbingan kerohanian menyasar sejumlah ruang perawatan, yakni Ruang ICU, ICVCU, M2 Interna, M3 Nifas, NICU/PICU, M2 Bedah, M5, M4, M3 Anak, serta Ruang Perawatan Onkologi. Dalam pelaksanaannya, tim penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Mamuju didampingi petugas dan perawat yang bertugas di masing-masing ruangan.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, mengatakan pelayanan kesehatan tidak semestinya berhenti pada penanganan kondisi fisik. Menurutnya, aspek psikologis dan spiritual juga memiliki ruang penting dalam mendampingi pasien melewati proses perawatan.

“Kami menyadari bahwa proses penyembuhan pasien tidak hanya membutuhkan pelayanan medis yang optimal, tetapi juga dukungan mental dan spiritual. Melalui kegiatan bimbingan kerohanian ini, kami berharap pasien dan keluarga dapat memperoleh ketenangan, kekuatan, serta semangat selama menjalani proses perawatan,” ujar dr. Musadri.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Mamuju atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin dalam menghadirkan pendampingan spiritual bagi pasien RSUD Provinsi Sulawesi Barat.

Melalui kegiatan yang digelar secara rutin tersebut, RSUD Provinsi Sulawesi Barat berupaya memperluas makna pelayanan kesehatan: bukan semata tentang merawat tubuh, tetapi juga menguatkan hati mereka yang sedang diuji oleh sakit.

Kolaborasi lintas sektor itu diharapkan terus tumbuh menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, humanis, dan berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar