BREAKING NEWS

RSUD Sulbar Percepat Program Promosi Kesehatan setelah Monev Semester I 2026



Mamuju, TOKATA.id — RSUD Provinsi Sulawesi Barat memperkuat komitmen peningkatan mutu layanan melalui evaluasi Program Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Kerja Unit PKRS Semester I Tahun 2026 digelar pada Selasa (28/7/2026) di Ruang Penunjang RSUD.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, khususnya pilar pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Program menitikberatkan pada peningkatan kapasitas SDM, profesionalisme budaya kerja, serta pelayanan yang aman dan memuaskan masyarakat.

Pertemuan dibuka Sekretaris Unit PKRS, Sunar. Ia menegaskan bahwa monev penting untuk memastikan program berjalan sesuai target dan menjadi bahan perbaikan dalam upaya peningkatan edukasi serta promosi kesehatan kepada pasien, keluarga, dan masyarakat.

Ketua Unit PKRS, Nurwati, memaparkan capaian semester pertama 2026 dan sejumlah agenda utama, antara lain evaluasi pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan selama enam bulan terakhir, hasil penilaian kejelasan informasi yang disampaikan tenaga kesehatan kepada pasien, serta rencana kegiatan PKRS untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa penyampaian informasi oleh dokter dan perawat kepada pasien berada pada tren peningkatan. Meski demikian, masih ada aspek komunikasi dan edukasi yang perlu diperbaiki. Peserta pertemuan sepakat untuk mempercepat realisasi program pada Semester II 2026 melalui penguatan koordinasi lintas unit, inovasi media edukasi, dan peningkatan keterlibatan seluruh tenaga kesehatan.

Rencana kegiatan menyambut HUT ke-81 RI juga disepakati menjadi momen tidak hanya untuk membangun kebersamaan internal, tetapi juga sebagai media edukasi dan promosi kesehatan bagi masyarakat serta civitas hospitalia.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, mengatakan monev penting untuk memastikan program berjalan efektif, terukur, dan berdampak pada peningkatan mutu layanan rumah sakit. "PKRS memiliki peran strategis dalam membangun budaya pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien. Monev ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi SDM, dan menghadirkan inovasi layanan," ujarnya.

Kesimpulan pertemuan menyatakan bahwa Program Kerja Unit PKRS Semester I 2026 umumnya berjalan sesuai rencana, namun perlu akselerasi pelaksanaan pada Semester II agar target kinerja tercapai secara optimal. Keberhasilan program ditetapkan memerlukan dukungan manajemen serta sinergi seluruh unit kerja dalam upaya mewujudkan layanan kesehatan yang bermutu, informatif, dan berpusat pada pasien. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar