BREAKING NEWS

Reviu Perencanaan Percepat Listrik Gratis untuk Rumah Tangga Sasaran

 


Mamuju, TOKATA.id — Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Qamaruddin Kamil, memimpin reviu paket pengadaan jasa konsultansi perencanaan Program Listrik Hemat dan Murah (LHM) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (15/7/2026), dan dihadiri pejabat pengadaan serta didampingi Inspektur Ketenagalistrikan, Gilang Ananda Putra. (*/Rigo Pramana)

Reviu ini merupakan tahapan krusial dalam proses pengadaan. Tim meninjau kesiapan dokumen perencanaan, kesesuaian ruang lingkup pekerjaan, spesifikasi teknis, serta kelengkapan administrasi sebelum pelaksanaan pengadaan jasa konsultansi. Langkah ini bagian dari komitmen Dinas ESDM untuk mewujudkan pengadaan yang transparan, akuntabel, efektif, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Program LHM adalah program strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang memberikan bantuan pemasangan sambungan listrik gratis kepada Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Program diharapkan meningkatkan rasio elektrifikasi, memperluas akses energi, serta mendorong peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan layanan kelistrikan.

Menurut Qamaruddin Kamil, perencanaan matang menjadi penentu keberhasilan Program LHM agar manfaatnya dirasakan optimal oleh masyarakat. "Reviu ini adalah langkah awal untuk memastikan seluruh dokumen perencanaan disusun komprehensif, sesuai regulasi, dan siap dilaksanakan. Kami ingin Program Listrik Hemat dan Murah Tahun 2026 berjalan tepat sasaran, tepat waktu, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri. Melalui perencanaan yang baik, pelaksanaan program juga akan lebih efektif, efisien, dan akuntabel," ujarnya.

Qamaruddin menambahkan bahwa Program LHM menjadi bagian upaya pemerintah provinsi dalam pemerataan akses energi dan percepatan penurunan kemiskinan dengan menyediakan layanan kelistrikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan mendukung prioritas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui PASTI PADU (Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem).

Penyediaan akses listrik dinilai sebagai instrumen penting untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang usaha, serta memperbaiki kualitas pendidikan dan kesehatan — faktor yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan.

Dinas ESDM juga mengupayakan optimalisasi pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar cakupan penerima manfaat Program LHM dapat diperluas. Dengan dukungan pembiayaan itu, diharapkan lebih banyak rumah tangga tanpa sambungan listrik mandiri memperoleh akses energi yang aman, layak, dan berkeadilan.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, komprehensif, dan akuntabel pada setiap tahapan pelaksanaan Program LHM. Ia menilai kualitas perencanaan menentukan efektivitas pelaksanaan, ketepatan sasaran penerima manfaat, dan optimalisasi penggunaan anggaran daerah.

Bujaeramy mendorong seluruh bidang di lingkungan Dinas ESDM untuk menghadirkan inovasi relevan dan aplikatif guna mendukung pelaksanaan tugas organisasi. Ia juga berharap penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) meningkatkan tata kelola, efektivitas pelayanan publik, dan kualitas layanan di sektor energi dan sumber daya mineral. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar