Hari Kesadaran Nasional, Sulbar Kejar Pelayanan Cepat, Mudah, Transparan
Mamuju, TOKATA.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Gubernur, Rabu, 17 Juni 2026. Upacara dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Amir Dado, mewakili Gubernur Suhardi Duka.
Dalam amanatnya, Amir Dado menegaskan bahwa upacara bulanan itu lebih dari ritual seremonial. Ia menyebutnya sebagai momen refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN) sebagai pelayan publik.
“Upacara Hari Kesadaran Nasional yang kita laksanakan setiap bulan bukan sekadar rutinitas. Ini adalah momentum untuk meneguhkan kembali komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” kata Amir Dado.
Sebagai penggerak pemerintahan di tingkat provinsi, menurut Amir, ASN memikul peran besar dalam mendorong pembangunan daerah. Oleh karena itu, Sulbar membutuhkan aparatur yang cakap sekaligus berintegritas, disiplin, dan bermental melayani.
Ia mengajak seluruh ASN meninggalkan budaya kerja lamban dan sikap sektoral. Transformasi birokrasi, ujar Amir, harus melahirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.
Amir merinci tiga prioritas yang wajib jadi perhatian ASN Pemprov Sulbar:
Peningkatan kedisiplinan sebagai fondasi profesionalisme dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Percepatan realisasi program pembangunan dan pelayanan publik, dengan fokus pada pencapaian target, ketepatan sasaran, dan akuntabilitas anggaran.
Menjaga netralitas, soliditas, dan kekompakan, serta tidak mudah terprovokasi hoaks atau isu negatif di media sosial.
“Mari kita dukung dan kawal kebijakan daerah dengan dedikasi penuh, mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” ujar Amir.
Di akhir sambutannya, Amir memberi apresiasi atas capaian Pemprov Sulbar yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama 12 kali berturut-turut. Ia mengingatkan bahwa mempertahankan keberhasilan sering kali lebih berat daripada meraihnya, sehingga diperlukan komitmen terus-menerus untuk meningkatkan kinerja.
Amir menutup amanatnya dengan ucapan terima kasih kepada ASN yang telah menunjukkan dedikasi, serta ajakan introspeksi bagi mereka yang masih kurang disiplin.
“Semoga momentum ini menggugah kesadaran kita untuk terus meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” tutupnya. (*/Rigo Pramana)
