BREAKING NEWS

Dinas Pangan Sulbar Awasi PSAT di Pasar dan SPPG, 9–15 Juni 2026

 


Mamuju, TOKATA.id — Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan menggelar pengawasan, investigasi, dan penindakan terhadap mutu pangan. Kegiatan meliputi pengambilan dan pengujian sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pasar modern, dan pasar tradisional di Kabupaten Mamuju Tengah serta Kabupaten Majene pada 9–15 Juni 2026.

Langkah ini bertujuan memastikan pangan yang beredar dan bahan pangan yang digunakan di SPPG memenuhi standar keamanan, mutu, dan kesehatan. Kegiatan juga sejalan dengan program Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya penguatan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pelayanan publik lewat penyediaan pangan yang aman, sehat, dan bermutu.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulbar, Suyuti Marzuki, menegaskan pengawasan pangan perlu berlangsung berkelanjutan agar masyarakat mendapat jaminan konsumsi yang aman.

“Pengawasan keamanan pangan harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memperoleh jaminan bahwa pangan yang dikonsumsi aman dan memenuhi standar mutu. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat,” ujarnya. (*/Rigo Pramana)

Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Nugroho Hamid, menjelaskan pengambilan sampel fokus pada komoditas hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan. Sampel itu diuji untuk mendeteksi residu atau kandungan yang melanggar ketentuan keamanan pangan.

“Kami melakukan pengawasan langsung terhadap komoditas yang beredar di pasar maupun yang digunakan pada SPPG. Sampel yang diambil akan diuji untuk mendeteksi kemungkinan adanya residu atau kandungan yang tidak memenuhi ketentuan keamanan pangan sehingga masyarakat dapat memperoleh pangan yang aman untuk dikonsumsi,” jelasnya. (*/Rigo Pramana)

Nugroho menambahkan bahwa pengawasan rutin diharapkan meningkatkan kesadaran pelaku usaha dan masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan sejak distribusi hingga sampai ke tangan konsumen. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar