BREAKING NEWS

Dari Kakullasan ke Babana, Pengawasan TBS Sawit Pastikan Tata Niaga Berkeadilan

 


Mamuju, TOKATA.id – Seperti penjaga yang teliti menjaga keseimbangan timbangan, Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat Muh Faizal Thamrin memimpin rombongan kunjungan pembinaan dan pengawasan ke tiga perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah, Kamis (7/5/2026). Didampingi Kepala Bidang Hilirisasi Hasil Perkebunan Agustina Palimbong, kegiatan ini menyasar PT Manakarra Unggul Lestari (MUL) di Desa Kakullasan, Kecamatan Tommo, Mamuju; PT Mitra Andalan Sawit (MAS) di Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Mamuju; serta PT Surya Raya Lestari II (SRL II) di Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Mamuju Tengah.

Rombongan disambut perwakilan perusahaan: Pjs GM Makkasau di PT MUL, Tim Humas Joel Ferdinand di PT MAS, dan Administratur Unari di PT SRL II. Fokus utama, memastikan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) sawit berjalan adil sesuai ketentuan, demi tata kelola perkebunan yang berpihak pada petani.

"Pemerintah hadir untuk keterbukaan dan sinergi antara perusahaan dengan petani," tegas Faizal Thamrin. Ia menekankan, pengawasan ini memverifikasi mekanisme pembelian TBS sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024, menyasar seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu. "Kami ingin stabilitas harga dan keberlanjutan sektor sawit Sulbar," tambahnya, sejalan visi Gubernur Suhardi Duka soal ekonomi inklusif.

Agustina Palimbong menambahkan, perusahaan wajib edukasi Good Agricultural Practice (GAP) tidak hanya bagi petani plasma, tapi juga swadaya. "Seperti bapak angkat, bimbing mereka hingga TBS memenuhi standar pasar global," ujarnya.

Kunjungan ini merajut sinergi pemerintah-perusahaan-petani, menjaga stabilitas harga TBS dan mengukuhkan sawit sebagai pilar ekonomi Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar