BREAKING NEWS

Suhardi Duka Ajak Pejabat Sulbar Perdalam Agama: Amanah Pemerintahan Perlu Dituntun Ilmu dan Iman

 

Mamuju, TOKATA.id - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengajak jajaran pejabat pemerintah daerah memperdalam ilmu agama sebagai landasan moral dalam menjalankan amanah pemerintahan. Baginya, tanggung jawab mengelola pemerintahan tidak hanya membutuhkan kecakapan, tetapi juga kejernihan hati dan kelurusan niat.

Pesan itu disampaikan Suhardi Duka saat menggelar pengajian dan zikir akbar bersama ulama Buya Arrazy Hasyim di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Minggu, 18 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kompleks perkantoran Gubernur Sulbar tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Abuya Dr. H. Arrazy Hasyim, Lc., S.Fil.I., M.A.Hum., yang dikenal luas sebagai Buya Arrazy.

Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyebut kehadiran Buya Arrazy sebagai kesempatan berharga bagi para pejabat dan undangan untuk menimba ilmu secara langsung, terutama mengenai ajaran agama dan tasawuf.

“Malam ini kita berbahagia karena kita bisa belajar dari seorang ulama, seorang ulama sufi lagi,” kata Suhardi Duka.

Menurut dia, pengajian tersebut bukan sekadar ruang silaturahmi, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat pemahaman keagamaan di kalangan pejabat yang memikul tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Mereka ini ingin belajar. Jadi kita undang Abuya agar kita bisa lurus jalannya dalam menjalankan tugas kita,” ujarnya.

Suhardi Duka mengungkapkan, dirinya telah lama mengikuti ceramah Buya Arrazy melalui kanal YouTube. Karena itu, kesempatan menghadirkan ulama tersebut secara langsung di Sulawesi Barat menjadi momentum untuk berbagi ilmu dan memperdalam pemahaman keagamaan bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat yang hadir.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas kesediaan Buya Arrazy hadir dan memberikan tausiah. Kehadiran ulama tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan keagamaan sekaligus menjadi pengingat bagi para pejabat agar senantiasa menjaga arah pengabdian.

Buya Arrazy Hasyim dikenal sebagai ulama, mubalig, dan pengkaji hadis. Ia mendirikan sekaligus mengasuh Ribath Nouraniyyah Hasyimiyyah di Ciputat, Tangerang Selatan, sebuah lembaga yang berfokus pada kajian kitab-kitab klasik Islam atau turats, akidah, tasawuf, serta amaliah zikir.

Pengajian dan zikir akbar itu berlangsung khidmat. Setelah tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan santap malam bersama.

Di tengah tanggung jawab pemerintahan yang menuntut ketegasan dan kecakapan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk kembali menengok dimensi batin pengabdian: bahwa amanah tidak cukup dijalankan dengan kewenangan, tetapi juga perlu dituntun oleh ilmu, iman, dan niat yang lurus. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar