BREAKING NEWS

TP-PKK Sulbar Perkuat Edukasi Pangan dan Gizi untuk Keluarga

 

Mamuju, TOKATA.id - Ketahanan pangan keluarga tak berhenti pada tersedianya bahan makanan di meja. Lebih dari itu, ada pengetahuan untuk memilih, mengolah, dan menyajikannya agar benar-benar menjadi sumber gizi bagi keluarga. Semangat itulah yang mengemuka dalam Gerakan Edukasi Pangan dan Gizi di Kabupaten Mamuju.

Kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melalui Panca Daya, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Edukasi pangan dan gizi menjadi bagian penting dalam membangun kualitas keluarga sekaligus menyiapkan generasi Sulawesi Barat yang sehat dan berkualitas.

Kegiatan dibuka langsung Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Barat, Ny. Harsinah Suhardi, dan diikuti sekitar 60 peserta. Mereka terdiri atas ibu balita kurang gizi, ibu hamil, kader TP-PKK kecamatan dan kelurahan, TP-PKK Kabupaten Mamuju, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamuju.

Tak hanya mendapatkan edukasi, peserta juga menerima bantuan pangan bergizi berupa beras, abon, telur, minyak goreng, dan gula pasir. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, terutama bagi ibu hamil dan balita.

Ketua TP-PKK Sulbar, Ny. Harsinah Suhardi, mengatakan Gerakan Edukasi Pangan dan Gizi tidak semata-mata berorientasi pada pemberian bantuan pangan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga.

“Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyerahan bantuan pangan, tetapi merupakan gerakan edukasi dan aksi bersama untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta praktik masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Suyuti Marzuki mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan pangan, tetapi juga kemampuan keluarga dalam mengakses, memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang cukup, aman, beragam, dan bergizi.

Menurutnya, persoalan kekurangan gizi dan stunting membutuhkan penanganan bersama melalui kolaborasi lintas sektor. Karena itu, edukasi kepada keluarga menjadi penting agar pangan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap anggota keluarga.

“Ketersediaan pangan yang cukup saja belum tentu menjamin terpenuhinya kebutuhan gizi keluarga. Banyak keluarga yang memiliki akses terhadap bahan pangan, tetapi belum mampu memilih, mengolah, dan menyajikan makanan yang bergizi, seimbang, aman, serta sesuai kebutuhan anggota keluarganya,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi dan praktik memasak. Peserta mendapatkan edukasi mengenai pemilihan bahan pangan lokal, penyusunan menu bergizi seimbang, pengolahan pangan yang tepat, hingga penyajian makanan sesuai kebutuhan keluarga.

Di tingkat lapangan, TP-PKK juga mendorong para kader di kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan untuk aktif mendampingi keluarga yang berisiko mengalami kekurangan gizi. Pendampingan dilakukan melalui edukasi gizi, pemanfaatan pangan lokal dan pekarangan, serta penguatan kebiasaan mengonsumsi pangan yang beragam dan bergizi.

Gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh peserta diharapkan mengalir dari ruang edukasi ke dapur-dapur keluarga, menjadi kebiasaan dalam memilih bahan pangan dan menyusun menu sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, sinergi Dinas Pangan, TP-PKK, pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan kualitas gizi masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar membangun sumber daya manusia Sulawesi Barat yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

(*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar