Gerakan Bersih Asri Warnai Hari Jadi ke-22 Sulbar, Biro PBJ dan Dinas ESDM Turun ke Ruang Publik
Mamuju, TOKATA.id - Semangat menyambut Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 diwujudkan melalui Gerakan Bersih Asri. Pada Jumat, 18 September 2026, Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar turun langsung membersihkan ruang publik di Jalur Arteri Mamuju, termasuk kawasan sekitar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal).
Gerakan Bersih Asri menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-22 Sulawesi Barat, sekaligus menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian aparatur pemerintah terhadap kebersihan, keasrian, dan kenyamanan lingkungan. Di tengah rutinitas birokrasi dan pelayanan publik, kegiatan tersebut menghadirkan wajah lain dari pemerintahan: hadir, bergotong royong, dan merawat ruang yang digunakan bersama.
Kegiatan Biro PBJ Sulbar melibatkan jajaran pengelolaan pengadaan barang dan jasa. Sementara dari Dinas ESDM Sulbar, kegiatan diikuti Kepala Dinas ESDM Bujaeramy Hassan bersama pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, pejabat pelaksana, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas ESDM Sulbar.
Partisipasi kedua perangkat daerah tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari seremoni menyambut hari jadi provinsi. Gerakan Bersih Asri juga dipandang sebagai upaya membangun budaya kerja pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada tata kelola administrasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan ruang publik.
Hal tersebut sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yakni “Memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel, serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat”.
Kepala Bagian Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa, Usman, mengatakan Gerakan Bersih Asri merupakan bentuk kontribusi sederhana namun strategis dalam membangun kesadaran kolektif di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, kualitas tata kelola pemerintahan tidak hanya tercermin melalui administrasi dan pelayanan, tetapi juga dari kemampuan aparatur menjaga lingkungan kerja dan ruang publik sebagai bagian dari ekosistem pelayanan kepada masyarakat.
“Kebersihan lingkungan merupakan bagian dari kualitas tata kelola yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Karena itu, keterlibatan perangkat daerah dalam kegiatan seperti ini perlu dipandang sebagai upaya membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas lingkungan,” ujar Usman.
Senada dengan itu, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jajarannya dalam mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian Hari Jadi Sulawesi Barat ke-22.
“Melalui Gerakan Bersih Asri ini, kami ingin menunjukkan bahwa ASN dan seluruh pegawai Dinas ESDM Sulbar hadir dan berkontribusi nyata bagi kebersihan lingkungan. Ini adalah wujud dukungan kami terhadap Hari Jadi Sulbar ke-22,” ujar Bujaeramy.
Gerakan Bersih Asri berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para peserta antusias bergotong royong membersihkan kawasan Jalur Arteri Mamuju, salah satu ruang publik dan kawasan strategis di ibu kota Sulawesi Barat.
Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa ruang publik adalah milik bersama dan merawatnya merupakan tanggung jawab bersama pula. Semangat gotong royong yang tumbuh dari lingkungan pemerintahan diharapkan dapat terus berlanjut, tidak berhenti ketika rangkaian peringatan hari jadi berakhir.
Melalui keterlibatan dalam Gerakan Bersih Asri, Biro PBJ dan Dinas ESDM Sulbar turut memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian aparatur terhadap kebersihan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. (*/Rigo Pramana)
.jpeg)