BREAKING NEWS

Kelola Sampah, Rawat Iklim: DLHK Sulbar Perkuat Kesadaran dari Tingkat Kelurahan

Mamuju, TOKATA.id — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat mendorong pengelolaan sampah sebagai bagian penting dari upaya mitigasi perubahan iklim. Pesan itu mengemuka dalam Sosialisasi Pengelolaan Sampah sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim Tingkat Provinsi yang digelar di Kelurahan Rimuku, Mamuju, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Kepala DLHK Provinsi Sulawesi Barat, Zulkifli Manggazali, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju, Alwinuddin. Sementara pelaksanaan kegiatan dipimpin Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3 dan PPKL DLHK Sulbar, Alexander Bontong. Hadir pula Lurah Rimuku, Fahrizal Mansur.

Dalam sosialisasi itu, Alexander Bontong bersama Alwinuddin dan tim menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah berkelanjutan serta kaitannya dengan upaya menekan dampak perubahan iklim di tingkat daerah.

Zulkifli mengatakan, pengelolaan sampah tidak semata-mata berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pengendalian dampak perubahan iklim.

“Melalui pengelolaan yang lebih baik, mulai dari pengurangan sampah, pemilahan, hingga pengolahan dan penanganan sampah, diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus mendukung upaya penurunan emisi dari sektor persampahan,” kata Zulkifli.

Menurut dia, perubahan cara pandang terhadap sampah perlu dimulai dari sumbernya. Sampah yang dipilah dan dikelola sejak dari rumah akan lebih mudah ditangani, sekaligus membuka ruang bagi penerapan praktik pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis tong sampah terpilah dari Kepala DLHK Sulbar kepada Kelurahan Rimuku. Bantuan itu diterima langsung oleh Lurah Rimuku, Fahrizal Mansur.

Penyerahan tong sampah terpilah menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong pemilahan sampah dari sumber sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar perkara membuang sampah pada tempatnya, melainkan juga tentang bagaimana sampah dikelola sejak awal.

DLHK Sulbar menilai peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kelurahan, dan masyarakat terus didorong.

Sinergi lintas tingkatan pemerintahan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi tumbuh menjadi praktik keseharian yang mengakar di tengah masyarakat. Dari kebiasaan memilah, mengurangi, hingga mengolah sampah, setiap langkah kecil dapat menjadi bagian dari ikhtiar yang lebih besar untuk menjaga lingkungan.

Upaya itu sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan menempatkan pengelolaan lingkungan hidup sebagai salah satu bagian penting pembangunan daerah.

Pada akhirnya, sampah bukan hanya soal apa yang tersisa setelah sebuah benda digunakan. Ia juga menyimpan persoalan tentang cara manusia memperlakukan ruang hidupnya. Karena itu, pengelolaan sampah yang baik menjadi bagian dari gerakan bersama—merawat lingkungan hari ini sekaligus memperkuat ketahanan daerah menghadapi perubahan iklim di masa mendatang.

(*/Rigo Pramana)

 

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar