Bukan Sekadar Lafal, Kafilah Sulbar Ditempa Menjaga Mental di Panggung MTQ Nasional
Mamuju, TOKATA.id - Dalam rangka mempersiapkan kafilah Sulawesi Barat menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah, para peserta mendapat pembekalan mengenai cara menghadapi rasa gugup atau nervous melalui aplikasi Zoom, Selasa (25/8/2026).
Pembekalan tersebut disampaikan Ust. Syukri Mondang yang bertindak sebagai pelatih pada MTQ kali ini. Kegiatan dipandu Rusli selaku pendamping kafilah MTQ Tingkat Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah.
Sebanyak 21 peserta mengikuti pembekalan tersebut. Mereka terdiri atas peserta MTQ, orang tua, pendamping, media, tenaga medis atau dokter, serta pelatih. Kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.
Dalam pemaparannya, Ust. Syukri Mondang menekankan pentingnya kesiapan mental sebagai bagian tak terpisahkan dari perjuangan di arena perlombaan. Para peserta dibekali motivasi dan sejumlah strategi untuk mengendalikan rasa gugup, menjaga konsentrasi, membangun kepercayaan diri, serta tetap tenang ketika tampil di hadapan dewan hakim.
Sebab, di panggung perlombaan, kemampuan bukan satu-satunya penentu. Ketika sorot mata tertuju pada peserta dan suasana menjadi hening, ketenangan mental dapat menjadi jembatan yang mengantarkan kemampuan terbaik keluar dengan sempurna.
Di tempat terpisah, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan bahwa kesiapan mental merupakan salah satu aspek penting dalam mempersiapkan kafilah menghadapi MTQ Nasional.
Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan penguasaan materi yang baik, tetapi juga harus mampu mengendalikan rasa gugup agar dapat tampil secara maksimal.
Murdanil berharap pembekalan tersebut memberikan manfaat bagi seluruh peserta sekaligus semakin memantapkan kesiapan kafilah Sulawesi Barat sebelum berangkat dan berlaga pada MTQ Nasional ke-31 di Semarang.
“Yang terpenting adalah tetap percaya diri, fokus, tenang, dan jangan menjadikan rasa gugup sebagai beban. Jadikan nervous sebagai energi positif untuk memberikan penampilan terbaik,” ujar Murdanil.
Pembekalan ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mental dan teknis seluruh kafilah Sulawesi Barat. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu tampil optimal, membawa semangat daerah, dan mengharumkan nama Sulawesi Barat pada MTQ Tingkat Nasional ke-31 Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.(*/Rigo Pramana)
