BREAKING NEWS

Belajar dari Maros, Peserta PKA Sulbar Bedah Kinerja dan Inovasi Organisasi


 

Maros, TOKATA.id - Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Studi Lapangan (Stula) Kinerja Organisasi di Pemerintah Kabupaten Maros, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut menempatkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Maros sebagai lokus pembelajaran. Di dua perangkat daerah itu, peserta tidak sekadar melihat bagaimana organisasi bekerja, tetapi juga menelisik praktik, inovasi, dan tata kelola kinerja yang menjadi bagian dari denyut penyelenggaraan pemerintahan.

Kedatangan peserta diterima langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Kabupaten Maros yang hadir mewakili Bupati Maros.

Studi lapangan merupakan bagian penting dalam tahapan pembelajaran PKA. Melalui kegiatan ini, peserta diberi ruang untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan dengan realitas penyelenggaraan pemerintahan di lapangan.

Peserta melakukan pengamatan sekaligus pendalaman terhadap praktik pengelolaan organisasi di masing-masing lokus. Berbagai temuan tersebut kemudian menjadi bahan analisis dan pembelajaran untuk melihat kemungkinan adaptasi praktik baik sesuai kebutuhan organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Usai studi lapangan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sharing session. Forum ini menjadi ruang refleksi bagi peserta untuk mengurai hasil pengamatan, bertukar pandangan, sekaligus menarik pelajaran dari praktik yang ditemui selama berada di lokus pembelajaran.

Kelompok I mengikuti sharing session di Ruang Bintoro I dengan didampingi Widyaiswara Ahli Madya BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Taufik.

Sementara itu, Kelompok II melaksanakan kegiatan di Ruang Bintoro II bersama Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Manajerial dan Fungsional, Abdul Kadir, pada Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia di Makassar.

Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, mengatakan studi lapangan menjadi ruang pembelajaran penting bagi peserta untuk mempertemukan konsep kepemimpinan yang diperoleh selama pelatihan dengan praktik nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Studi lapangan memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah organisasi mengelola kinerja, menghadirkan inovasi, dan menjawab tantangan pelayanan. Pembelajaran tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam merumuskan gagasan perubahan yang relevan dan berdampak bagi organisasi masing-masing,” ujar Herdin.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh peserta di lapangan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi gagasan dan langkah nyata di lingkungan kerja masing-masing.

Ia menambahkan, pembelajaran melalui pengalaman langsung juga diharapkan mendorong peserta menjadi administrator yang mampu mengidentifikasi persoalan secara objektif, membaca kebutuhan organisasi, serta merumuskan solusi yang aplikatif.

Pelaksanaan Stula PKA ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam menyiapkan aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu meningkatkan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik.

Dari Maros, peserta PKA tidak hanya membawa pulang catatan hasil pengamatan. Lebih dari itu, mereka diharapkan membawa perspektif baru—bahwa perubahan dalam birokrasi kerap bermula dari keberanian melihat, belajar, lalu menerjemahkan praktik baik menjadi tindakan yang nyata. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar