BREAKING NEWS

WFA Dihentikan, Gaji PPPK Direncanakan 12 Bulan, Pengumuman dari Upacara Hari Kesadaran Nasional

 


Mamuju, TOKATA.id — Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Gubernur, Senin (20/7/2026). Upacara yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, sebagai pembina upacara mewakili Gubernur Suhardi Duka.

Dalam amanatnya, Junda menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN)—baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)—memikul tanggung jawab yang sama dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah dan nasional. “ASN adalah mesin birokrasi yang menggerakkan penyelenggaraan pemerintahan; setiap aparatur dituntut bekerja optimal sesuai tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya.

Junda menambahkan bahwa tanggung jawab itu berlaku tanpa terkecuali bagi PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu. Menurutnya, setiap pegawai memegang peran penting karena bersama-sama mengemban amanah serta memperoleh hak dari negara untuk mencapai tujuan pembangunan.

Sekda juga mengumumkan hasil evaluasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat: kebijakan itu dihentikan. Pemerintah daerah merencanakan penambahan alokasi gaji PPPK menjadi 12 bulan tahun 2026, naik dari sebelumnya 10 bulan, serta mengupayakan anggaran gaji ke-13 dan ke-14 bagi PPPK pada 2027 sesuai kemampuan keuangan daerah.

Menutup amanat, Junda mengajak seluruh ASN menjaga disiplin, meningkatkan loyalitas, dan memberi kinerja terbaik. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah melanjutkan kebijakan bagi PPPK—dengan mempertimbangkan capaian kinerja sebagai dasar keberlanjutan penugasan demi tercapainya target pembangunan Sulawesi Barat.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, mengatakan momentum Hari Kesadaran Nasional menjadi pengingat untuk menjaga integritas, meningkatkan disiplin, dan memperkuat semangat pengabdian. “Nilai-nilai dalam amanat pembina upacara harus menjadi pedoman bagi seluruh ASN Dinas Pangan dalam memberi layanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di Sulawesi Barat,” kata Suyuti. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar