Pemprov Sulbar Perkuat Investasi SDM lewat Rapat Komite Beasiswa
Mamuju, TOKATA.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) menggelar Rapat Komite Beasiswa untuk membahas dan menetapkan calon penerima beasiswa kerja sama antara Pemprov dan perguruan tinggi mitra. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kepala Biro Pemkesra, Setda Provinsi Sulawesi Barat, Senin, 6 Juli 2026.
Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sulbar, Amir S. Dado. Hadir pula unsur perangkat daerah yang tergabung dalam Komite Beasiswa, termasuk Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim.
Dalam pertemuan itu, tim komite mengulas data dan kelengkapan administrasi calon penerima beasiswa secara menyeluruh. Pembahasan difokuskan untuk memastikan proses seleksi berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menempatkan penguatan investasi sumber daya manusia sebagai prioritas pembangunan daerah. Arahan itu tercermin dalam Panca Daya ke-3: Membangun Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berkarakter, bagian dari visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan peran strategis Komite Beasiswa dalam memastikan manfaat program sampai kepada warga yang berhak. “Beasiswa adalah investasi jangka panjang untuk pembangunan daerah. Melalui seleksi yang objektif dan transparan, kami ingin membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik Sulawesi Barat, yang kelak menjadi sumber daya manusia unggul untuk kemajuan daerah,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi bagi kemajuan sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik. “Program beasiswa kerja sama ini wujud komitmen Pemprov Sulbar membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan. Harapannya para penerima dapat kembali membangun daerah dengan kompetensi yang dimiliki sehingga meningkatkan daya saing Sulawesi Barat ke depan,” tambahnya.
Melalui rapat Komite Beasiswa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pengembangan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (*/Rigo Pramana)
