Semangat Kemerdekaan dan Kearifan Lokal Warnai Persiapan HUT RI di Sulawesi Barat
Mamuju, TOKATA.id – Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Alexander Aruanpasau, menghadiri rapat pembentukan panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat. Rapat berlangsung di Ruang Theater, Lantai II Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (23/7/2026).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dan dihadiri seluruh perangkat daerah terkait guna menyusun kepanitiaan sekaligus mematangkan rangkaian kegiatan peringatan.
Dalam rapat tersebut ditetapkan susunan panitia, yakni Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Barat Habibi Azis sebagai ketua, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar Darwis Damir sebagai sekretaris, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar Moh. Ali Chandra sebagai bendahara.
Junda Maulana mengarahkan agar pemasangan umbul-umbul dan atribut kemerdekaan dimulai pada 1 Agustus hingga 30 September 2026. Kebijakan itu akan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
"Momentum peringatan HUT Republik Indonesia dan HUT Provinsi Sulawesi Barat merupakan ajang untuk memperkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, serta meningkatkan sinergi antarperangkat daerah," ujar Junda.
Ia menegaskan, peringatan tahun ini akan dikemas secara sederhana, namun tetap sarat makna. Semangat kebangsaan dan pembangunan daerah menjadi ruh utama setiap kegiatan yang dirancang dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian ialah rencana mengundang para raja di Sulawesi Barat, yakni Raja-raja Pitu Ulunna Salu dan Pitu Babana Binanga, sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Menurut Junda, kehadiran para pemimpin adat merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan kearifan lokal. Mereka dipandang memiliki peran penting dalam perjalanan peradaban di Sulawesi Barat, bahkan telah memiliki sistem pemerintahan sebelum Indonesia merdeka. Kehadiran mereka diharapkan menjadi simbol penghormatan terhadap warisan budaya sekaligus memperkuat identitas sejarah daerah.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian persiapan peringatan HUT RI dan HUT Sulbar.
"Kami siap berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI dan HUT Sulbar. Ini adalah momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan dan kebersamaan, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Bujaeramy.
Ia menambahkan, Dinas ESDM akan mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki demi menyukseskan seluruh agenda peringatan.
Semangat menyambut HUT RI dan HUT Sulbar, lanjutnya, sejalan dengan visi Panca Daya yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Melalui visi tersebut, pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter ditempatkan sebagai fondasi utama kemajuan daerah.
Peringatan HUT RI dan HUT Sulbar bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi atas capaian pembangunan sekaligus ikhtiar memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Dinas ESDM Sulbar berkomitmen terus mendukung setiap program pembangunan daerah, termasuk menyukseskan peringatan hari besar nasional dan daerah. Koordinasi dengan seluruh perangkat daerah akan terus diperkuat agar setiap rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan memberi manfaat bagi masyarakat. (*/Rigo Pramana)
