Pasien sebagai Guru, DKPPKB Sulbar dan KIKI Gelar Pembekalan Internsip
Mamuju, TOKATA.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat bekerja sama dengan Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI) Pusat menyelenggarakan pembekalan bagi peserta Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) Angkatan II Tahun 2026. Kegiatan bertujuan mempersiapkan peserta sebelum menjalankan tugas di wahana pelayanan kesehatan.
Pembekalan digelar secara daring pada Rabu, 1 Juli 2026, diikuti 15 peserta: delapan untuk PIDI dan tujuh untuk PIDGI. Peserta PIDI akan menjalani masa internsip di RSUD Hajjah Andi Depu Kabupaten Polewali Mandar dan Puskesmas Wonomulyo. Peserta PIDGI ditempatkan di RSUD Kabupaten Pasangkayu dan Puskesmas Bambalamotu.
Kegiatan memberikan pemahaman tentang ketentuan penyelenggaraan program internsip, peran dan tanggung jawab peserta, etika profesi, keselamatan pasien, dan pentingnya kolaborasi tim dalam pelayanan kesehatan. Pembekalan juga dimaksudkan sebagai bekal adaptasi peserta di rumah sakit dan puskesmas sebagai wahana pembelajaran.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa masa internsip merupakan tahap penting untuk membentuk dokter dan dokter gigi yang profesional, mandiri, dan bertanggung jawab. Pernyataan itu ia kaitkan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.
“Masa internsip adalah kesempatan belajar dari pengalaman nyata di lapangan. Manfaatkan setiap proses, bangun komunikasi baik dengan dokter pendamping dan tenaga kesehatan lain, dan jadikan setiap pasien sebagai guru yang memperkaya pengalaman serta membentuk profesionalisme Saudara,” ujarnya kepada peserta.
dr. Nursyamsi menambahkan bahwa selain kompetensi klinis, peserta diharapkan menunjukkan integritas, disiplin, empati, dan kemampuan kerja tim untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat.
Pembekalan dihadiri perwakilan KIKI Pusat dan KIKI Provinsi Sulawesi Barat, sekretariat KIKI Pusat dan Provinsi, dokter serta dokter gigi pendamping, pimpinan wahana internsip, dan narasumber yang menyampaikan materi terkait pelaksanaan PIDI dan PIDGI.
Dengan sinergi antara pemerintah, wahana internsip, dokter pendamping, dan pemangku kepentingan lain, penyelenggaraan Program Internsip Dokter dan Dokter Gigi diharapkan berjalan optimal serta turut memperkuat sumber daya manusia kesehatan dan transformasi layanan di daerah. (*/Rigo Pramana)
