Menuju Penanggulangan Bencana Digital, BPBD Sulbar Gelar Bimtek SILINCAH
Mamuju, TOKATA.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya meneruskan arahan Gubernur Suhardi Duka untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis digital, khususnya dalam penanggulangan bencana.
Bukti konkret komitmen itu terlihat pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Layanan Informasi Bencana Daerah (SILINCAH) yang digelar di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 523 Tahun 2026 tentang pemberlakuan Aplikasi SILINCAH, sekaligus upaya mendukung optimalisasi inovasi daerah.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan digitalisasi layanan kebencanaan adalah bagian dari transformasi birokrasi yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka.
“Kehadiran Aplikasi SILINCAH akan mempercepat proses pelaporan, pengelolaan data kebencanaan, koordinasi lintas bidang, dan penyampaian informasi kepada pemangku kepentingan. Dengan demikian, penanganan bencana dapat dilakukan lebih efektif, efisien, dan akuntabel,” ujar Yasir Fattah. (*/Rigo Pramana)
.jpeg)