BREAKING NEWS

Junda Maulana: Disiplin ASN Kunci Wujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera

 


Mamuju, TOKATA.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memperkuat budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, saat memimpin Apel Virtual ASN Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Senin, 6 Juli 2026. Apel diikuti seluruh kepala perangkat daerah, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta ASN provinsi sebagai forum koordinasi, konsolidasi, dan penguatan komitmen mendukung visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” melalui implementasi Guidance Panca Daya.

Junda menetapkan apel virtual diselenggarakan rutin pada Senin pertama setiap bulan, sementara Upacara Kesadaran Nasional digelar setiap 17 setiap bulan sebagai momentum memperkuat nasionalisme, disiplin, dan integritas ASN.

“Apel ini bukan sekadar rutinitas, tetapi ruang koordinasi, evaluasi, dan kontrol terhadap pelaksanaan tugas seluruh perangkat daerah. Melalui komunikasi yang baik, kita pastikan program pemerintah selaras dan tepat sasaran,” kata Junda.

Ia menekankan kedisiplinan ASN—mulai kehadiran, kepatuhan pada penggunaan seragam, hingga profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memiliki tanggung jawab yang sama sebagai pelayan masyarakat.

Junda mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah. ASN menurutnya harus berkomitmen memberikan pelayanan publik berkualitas dan bekerja sesuai tugas serta tanggung jawab yang diamanahkan.

Ia menginstruksikan setiap perangkat daerah menyusun program dan kegiatan secara realistis dengan mempertimbangkan kapasitas sumber daya, sehingga target pembangunan dapat dicapai efektif, efisien, dan terukur. Keberhasilan pembangunan, ujar Junda, bukan semata soal besaran anggaran, melainkan kualitas perencanaan, kolaborasi, dan komitmen ASN.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memasang target besar menuju 2030, antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, menurunkan angka kemiskinan, serta menekan prevalensi stunting di bawah 20 persen. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Sulbar berada di kisaran 5,3 persen. “Target-target ini hanya dapat dicapai apabila seluruh ASN bekerja disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, bersama jajaran DKPPKB mengikuti apel sebagai wujud komitmen mendukung penguatan tata kelola dan percepatan pencapaian target pembangunan.

Merespons arahan Sekda, dr. Nursyamsi mengatakan pesan itu menjadi pengingat bagi seluruh ASN sektor kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan. “Disiplin, profesionalisme, dan kolaborasi harus menjadi budaya kerja kita. Di sektor kesehatan, ini diwujudkan melalui peningkatan layanan, percepatan penanganan stunting, eliminasi Tuberkulosis, penguatan Jaminan Kesehatan Nasional, dan pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bermula dari ASN yang disiplin dan bertanggung jawab. DKPPKB Sulbar berkomitmen memperkuat program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat sebagai kontribusi pada terwujudnya visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.”

Dengan apel virtual rutin, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap terbentuk budaya kerja ASN yang disiplin, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik sehingga seluruh target pembangunan dapat diwujudkan demi kesejahteraan masyarakat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar