Dispoparekraf Sulbar Terima Risalah Audit Kearsipan, Langkah Perbaikan Terencana
Mamuju, TOKATA.id — Bidang Pengembangan Destinasi, SDM, dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat menerima risalah sementara hasil Audit Kearsipan Internal pada Kamis, 2 Juli 2026.
Penyerahan risalah berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dispoparekraf Sulbar dan diserahkan oleh Tim Audit Kearsipan Internal kepada Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, SDM, dan Kelembagaan Pariwisata, Imelda Adhi Yanti.
Risalah sementara itu disusun berdasarkan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan arsip di bidang tersebut, mulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip.
Partisipasi Dispoparekraf Sulbar dalam audit kearsipan ini merupakan wujud komitmen mendukung program Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang mendorong penguatan tata kelola pemerintahan profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pengelolaan arsip yang tertib dianggap penting untuk menunjang efektivitas pelaksanaan program pembangunan di seluruh perangkat daerah.
Imelda Adhi Yanti mengatakan risalah berisi temuan, catatan, dan rekomendasi perbaikan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem pengelolaan arsip bidangnya.
"Risalah hasil audit ini menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan bagi kami untuk terus membenahi tata kelola kearsipan. Setiap masukan dan rekomendasi akan kami tindak lanjuti agar pengelolaan arsip semakin tertib, efektif, dan sesuai ketentuan, sehingga mendukung kualitas administrasi dan pelayanan di lingkungan Dispoparekraf Sulbar," ujar Imelda.
Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, menekankan bahwa audit kearsipan internal bukan sekadar penilaian, melainkan sarana pembinaan untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi.
"Arsip bukan hanya dokumen yang disimpan; ia adalah bukti kinerja, memori organisasi, dan dasar pengambilan kebijakan. Karena itu setiap rekomendasi dari Tim Audit harus menjadi perhatian bersama dan segera ditindaklanjuti agar pengelolaan arsip di lingkungan Dispoparekraf Sulbar semakin tertib, efektif, dan sesuai standar," kata Bau Akram.
Bau Akram menegaskan bahwa peningkatan kualitas pengelolaan arsip bagian dari komitmen lembaganya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan pelayanan publik yang berkualitas.
"Melalui pengelolaan arsip yang baik, kita mendukung birokrasi yang bersih, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memastikan setiap program pembangunan di sektor kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif memiliki dokumentasi lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami berkomitmen terus melakukan perbaikan di semua lini," tegasnya.
Bau Akram juga meminta Bidang Pengembangan Destinasi, SDM, dan Kelembagaan Pariwisata untuk melakukan kajian dan tindak lanjut atas temuan audit. Ia menyatakan langkah ini akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi dan pengelolaan arsip, sehingga mendukung pelayanan publik dan pelaksanaan program pembangunan pariwisata yang lebih profesional dan akuntabel. (*/Rigo Pramana)
