BREAKING NEWS

Aplikasi Fleksi Jadi Pilar Disiplin ASN, ESDM Sulbar Dukung Tata Kelola Digital

 


Mamuju, TOKATA.id – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat langkah transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Upaya itu diwujudkan melalui sosialisasi penggunaan Aplikasi Fleksi (Fleksibel Absensi) beserta fitur-fitur terbarunya yang digelar di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar, Kamis, 30 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Sekretaris Dinas ESDM Sulbar, Alexander Aruanpasau, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat. Sosialisasi diikuti seluruh jajaran Dinas ESDM Sulbar, mulai dari pejabat administrator, pengawas, pejabat fungsional, pelaksana, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Aplikasi Fleksi merupakan sistem digital yang dirancang untuk memantau sekaligus mengendalikan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dalam skema kerja yang lebih fleksibel. Tak sekadar menjadi instrumen presensi, aplikasi ini juga mewajibkan setiap ASN menyampaikan laporan kinerja harian, sedikitnya satu aktivitas, sehingga produktivitas pegawai tetap dapat dipantau secara terukur meski bekerja dari lokasi yang berbeda.

Kehadiran Aplikasi Fleksi menjadi bagian dari implementasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Flexible Working Arrangement (FWA) yang mulai diterapkan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Melalui sistem ini, disiplin dan produktivitas ASN diharapkan tetap terjaga, sekaligus memperkuat budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Lebih jauh, aplikasi tersebut telah terintegrasi dengan layanan ASN.sulbarprov.go.id, sehingga memudahkan sinkronisasi data kepegawaian serta pelaporan kinerja secara real-time. Integrasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem administrasi yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, dalam berbagai kesempatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, penerapan WFA yang ditopang Aplikasi Fleksi merupakan salah satu langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan Dinas ESDM Sulbar.

"Saya berharap seluruh ASN di Dinas ESDM Sulbar dapat memahami dan memanfaatkan Aplikasi Fleksi dengan optimal. Penerapan WFA diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas dan inovasi dalam pelayanan publik, sekaligus menjadi bukti adaptasi kita terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat," ujar Bujaeramy.

Langkah tersebut selaras dengan visi Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menempatkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas pembangunan daerah. Penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui Aplikasi Fleksi menjadi salah satu ikhtiar menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan responsif di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Melalui sosialisasi ini, Dinas ESDM Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi sekaligus mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan aparatur yang profesional, disiplin, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima. Di tengah perubahan zaman, digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan jalan yang mesti ditempuh agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan cepat, tepat, dan terpercaya. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar