Tower Sementara TVRI Hidupkan Siaran Digital di Mamuju Tengah, Gunung Tanase Jadi Opsi Pemindahan
Mamuju Tengah, TOKATA.id — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan TVRI Sulawesi Barat untuk transmisi siaran digital. Penandatanganan berlangsung Rabu, 24 Juni 2026, dan akan ditindaklanjuti secara teknis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika setempat sebagai langkah memperkuat keterbukaan informasi publik.
Bupati Mamuju Tengah mengatakan kerja sama itu menghadirkan infrastruktur pemancar sementara TVRI di wilayah kabupaten. Keberadaan pemancar memungkinkan masyarakat mulai menikmati siaran digital, termasuk menonton pertandingan Piala Dunia 2026.
“Kami bersyukur; dalam radius tertentu warga kini dapat menyaksikan siaran TVRI dan laga Piala Dunia. Setelah gelaran selesai, kerja sama akan terus dilanjutkan,” ujar bupati.
Pemerintah daerah menegaskan fokus utama kerja sama adalah menyediakan informasi daerah yang bersifat edukatif dan mendukung komitmen jangka panjang penyebaran informasi kepada seluruh masyarakat Mamuju Tengah. Untuk memperluas jangkauan sinyal secara merata, pemerintah telah mengkaji beberapa opsi teknis.
Salah satu opsi adalah memindahkan pemancar yang saat ini dikelola TVRI ke lokasi yang lebih strategis. Pemerintah juga membuka kemungkinan solusi teknis lain untuk menjangkau wilayah pelosok.
Terkait pembangunan infrastruktur permanen, bupati menyampaikan pengadaan lahan telah rampung. Pemilik lahan telah berkomitmen menghibahkan tanah kepada TVRI, dan pemerintah daerah kini menunggu rencana strategis serta kesiapan anggaran dari pihak TVRI untuk pembangunan menara pemancar yang lebih besar.
“Lahan hibah sudah siap; tinggal menunggu keputusan TVRI apakah pembangunan tower besar dapat direalisasikan tahun ini,” kata bupati. Sebagai solusi jangka pendek, ia menambahkan, setelah Piala Dunia selesai, tower sementara dapat dipindahkan ke Gunung Tanase.
Gunung Tanase dipilih karena letak geografisnya di dataran tinggi dinilai strategis untuk mengoptimalkan pancaran sinyal. Menurut analisis teknis TVRI, pemindahan peralatan ke area perbukitan tersebut akan memperluas jangkauan siaran dan mampu menyentuh seluruh pelosok Mamuju Tengah.
Kerja sama ini diharapkan mempercepat pemerataan digitalisasi penyiaran di Sulawesi Barat sekaligus menjadi jembatan informasi antara pemerintah daerah dan masyarakat luas. (Advetorial /Rigo Pramana)
