Sinergi OPD Jelang MTQ XI Sulbar, Dari Syiar ke Penggerak Ekonomi Lokal
Mamuju, TOKATA.id — Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan koordinasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulbar, Senin (8/6/2026). Pertemuan digelar untuk menyiapkan dukungan perangkat daerah menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulbar ke‑XI tahun 2026.
Pertemuan dipimpin Analis Ahli Madya Biro Pemkesra, Faisal, dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Koperindag, Masriadi Aco, di ruang kerja kepala dinas. Pembahasan fokus pada peran Koperindag dalam pengembangan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyediaan stan pameran, promosi produk unggulan daerah, serta dukungan sektor perdagangan selama penyelenggaraan MTQ.
Faisal menegaskan MTQ bukan sekadar ajang keagamaan. Kegiatan yang melibatkan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten itu, menurutnya, berpotensi menjadi momen strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha setempat.
“MTQ melibatkan banyak peserta dan pengunjung. Kami berharap Dinas Koperindag membantu memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk unggulan daerah dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Faisal.
Menanggapi hal itu, Masriadi Aco menyatakan kesiapan jajarannya untuk berkolaborasi. Ia menekankan dukungan Dinas Koperindag sesuai tugas dan fungsi perangkat daerah demi kelancaran pelaksanaan MTQ.
“Kami siap berkolaborasi dan memberikan dukungan yang diperlukan. Selain aspek keagamaan, MTQ berdampak positif pada pengembangan UMKM dan perekonomian daerah,” kata Masriadi.
Di tempat terpisah, Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, mengingatkan bahwa suksesnya MTQ bukan hanya tugas panitia inti, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah. Menurutnya, MTQ merupakan agenda strategis untuk memperkuat syiar Islam, membina generasi Qurani, mempererat ukhuwah, serta memperkenalkan potensi daerah kepada publik.
“Sinergi lintas OPD menjadi kunci utama. Koordinasi dengan berbagai OPD, termasuk Koperindag, bertujuan memastikan kebutuhan penyelenggaraan dipersiapkan secara matang dan terintegrasi,” ujar Murdanil.
Murdanil juga mengapresiasi langkah Biro Pemkesra dan OPD terkait yang terus membangun koordinasi, sebagai wujud komitmen bersama untuk mewujudkan MTQ yang berkualitas, tertib, dan berkesan bagi peserta serta masyarakat Sulbar. Melalui kolaborasi ini diharapkan pelaksanaan MTQ ke‑XI tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga memberi dampak nyata pada pengembangan ekonomi, pemberdayaan UMKM, dan promosi potensi daerah. (*/Rigo Pramana)
