BREAKING NEWS

Sekda se‑Sulbar Tandatangani Komitmen Optimalisasi RUP untuk Tata Kelola Pengadaan



Mamuju, TOKATA.id — Sekretaris Daerah seluruh kabupaten di Sulawesi Barat menandatangani pernyataan komitmen bersama untuk menguatkan tata kelola pengadaan melalui optimalisasi Rencana Umum Pengadaan (RUP). Acara itu menjadi bagian dari implementasi Sinergi Gerakan Akselerasi Rencana Umum Pengadaan (SIGA’ RUP), yang diluncurkan sebelumnya oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulawesi Barat.

Penandatanganan berlangsung di Maleo Town Square Hotel & Convention, Mamuju, pada Senin, 29 Juni 2026.

Langkah strategis ini sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta memastikan layanan publik berkualitas bagi masyarakat. Dengan komitmen kolektif ini, pemerintah daerah menegaskan pentingnya perencanaan pengadaan sebagai fondasi belanja daerah yang efektif, transparan, dan berdampak nyata.

Inti komitmen menekankan kewajiban setiap pemerintah kabupaten untuk menyusun dan menayangkan RUP tepat waktu melalui pemanfaatan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Para penandatangan menyepakati target penayangan RUP 100 persen paling lambat 31 Maret pada tahun anggaran berjalan, sebagai indikator kesiapan pelaksanaan pengadaan sejak awal tahun.

Komitmen tersebut berfungsi pula sebagai instrumen pengendalian, memperkuat disiplin perencanaan, meminimalisir deviasi jadwal, dan mendorong konsistensi pemilihan metode pengadaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, tahapan pengadaan diharapkan berjalan lebih terstruktur, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Sulawesi Barat, M. Yamin Saleh, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan konsolidasi kebijakan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan.

“Penandatanganan ini bukan sekadar simbol; ini adalah kontrak kinerja kolektif yang menegaskan keseriusan seluruh pemangku kepentingan membangun disiplin perencanaan berbasis sistem. Optimalisasi SiRUP dengan target 100 persen akan memperkuat visibilitas, akurasi, dan akuntabilitas belanja pemerintah, sehingga pengadaan benar‑benar menjadi instrumen strategis percepatan pembangunan dan peningkatan layanan publik,” ujarnya.

Dengan terbangunnya komitmen bersama, pemerintah provinsi dan kabupaten di Sulawesi Barat memperkokoh sinergi untuk mencipta ekosistem pengadaan yang modern, adaptif, dan berintegritas, serta memastikan setiap rupiah belanja daerah memberi manfaat maksimal bagi masyarakat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar