Layanan Dekat Warga, Samsat Keliling Catat Penerimaan Rp11,4 Juta di Desa Tobadak
Mamuju Tengah, TOKATA.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Pelayanan Pajak Daerah Mamuju Tengah memperkuat layanan Samsat Keliling (Samkel) untuk menjangkau kawasan yang jauh dari kantor induk.
Rabu (10/6), layanan itu hadir di Desa Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, sebagai bagian dari strategi jemput bola agar warga dapat memenuhi kewajiban pajak kendaraan tanpa menempuh perjalanan jauh.
Pelayanan Samsat Keliling mendapat respons positif. Dari 25 unit kendaraan yang dilayani—23 sepeda motor dan 2 mobil—tercatat penerimaan sebesar Rp11.415.000. Angka itu menggambarkan bahwa kemudahan akses mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat pendapatan daerah.
UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Tengah menyatakan bahwa perluasan Samsat Keliling akan terus dilaksanakan sebagai wujud komitmen memberikan layanan publik yang cepat, mudah, dan merata, termasuk ke wilayah yang relatif terpencil.
Kepala Bapenda Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, mengatakan capaian di Tobadak menjadi indikator bahwa layanan yang mendekat ke masyarakat menghasilkan manfaat nyata, baik dari segi kualitas pelayanan maupun peningkatan penerimaan daerah.
“Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang menjangkau masyarakat. Samsat Keliling menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempermudah sekaligus mendorong kedisiplinan pembayaran pajak kendaraan,” kata Abdul Wahab.
Ia menambahkan langkah itu sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan dan mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas. Bapenda berharap penguatan layanan jemput bola ini meningkatkan kepatuhan sehingga penerimaan daerah menjadi lebih optimal dan manfaat pembangunan dirasakan lebih luas. (*/Rigo Pramana)
