BREAKING NEWS

Formasi tepat, layanan optimal, Coaching Clinic ABK di Sulbar ditutup

 


Mamuju, TOKATA.id — Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat menutup rangkaian Coaching Clinic Penyusunan Kebutuhan Aparatur Sipil Negara berdasarkan Analisis Beban Kerja (ABK), Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan tiga hari yang dimulai 8 Juni itu berlangsung di Ruang Rapat Biro Organisasi dan Ruang Kerja Bagian Kelembagaan dan Anjab.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat reformasi birokrasi dan manajemen ASN profesional, sekaligus mendukung misi Gubernur Suhardi Duka untuk tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Sebanyak 35 perangkat daerah mengirimkan perwakilan untuk mengikuti pelatihan dan diskusi teknis selama acara.

Kepala Biro Organisasi Setda Sulbar, Nur Rahmah Parampasi, mengatakan coaching clinic diharapkan meningkatkan kualitas penyusunan formasi ASN sehingga selaras dengan kebutuhan riil organisasi. “Kegiatan ini bukan sekadar menghitung angka; ini tentang menempatkan orang pada posisi yang tepat agar organisasi berjalan efektif,” ujar Nur Rahmah.

Ia menambahkan, output kegiatan akan menjadi dasar rekomendasi bagi pimpinan daerah dalam proses mutasi dan distribusi pegawai. Pelaksanaan clinic dilakukan berkolaborasi dengan tim BKPSDM Sulbar, khususnya terkait penyusunan kebutuhan ASN dalam aplikasi yang saat ini sedang dibangun.

“Kami bekerja sama dengan BKPSDM dalam pengembangan aplikasi penyusunan kebutuhan ASN. Outputnya akan memperjelas jumlah kebutuhan ASN, terutama untuk jabatan pelaksana di setiap perangkat daerah,” jelas Nur Rahmah.

Dengan implementasi rekomendasi dari coaching clinic, diharapkan pemetaan dan penempatan sumber daya manusia menjadi lebih merata dan tepat sasaran, sehingga berdampak langsung pada optimalisasi layanan publik bagi masyarakat Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar