BREAKING NEWS

Bapperida Sulbar Perkuat Tata Kelola Data untuk Wujudkan Panca Daya

 


Mamuju, TOKATA.id — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Drs. Amujib, MM, menegaskan pentingnya disiplin kerja dan perencanaan berbasis data saat memimpin apel pagi di Ruang RPJMD kantor Bapperida, Kamis (11/6/2026).

Amujib menyebut disiplin aparatur sebagai fondasi peningkatan kinerja organisasi. Ia meminta kehadiran pegawai pada apel dilaporkan secara objektif, namun memberi toleransi untuk keadaan tertentu seperti kehamilan, mengantar anak ke sekolah, atau merawat orang tua. Pegawai yang absen tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan akan dikenai konsekuensi dalam penilaian kinerja.

"Disiplin adalah bagian dari profesionalisme ASN. Selain pengurangan TPP berdasarkan absensi, pegawai yang tidak disiplin mengikuti apel juga akan mendapat pengurangan 25 persen untuk indikator penilaian pimpinan, dan pengurangan 5 persen pada penilaian kesantunan," tegas Amujib.

Ia juga mengapresiasi suksesnya fasilitasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2027 yang berlangsung Rabu (10/6/2026), namun mengingatkan bahwa kegiatan itu baru langkah awal.

"Fasilitasi RKPD baru pintu masuk. Pekerjaan besar menunggu: memastikan evaluasi RKPD kabupaten berjalan baik serta seluruh program selaras dan saling mendukung," ujarnya.

Amujib mengarahkan agar program pembangunan dipetakan secara terpadu sehingga sinkronisasi antara program provinsi dan kabupaten tampak jelas. Setiap usulan program harus didukung data lengkap, lokasi jelas, dan dokumen perencanaan daerah kabupaten.

Kualitas data, menurutnya, menjadi taruhan untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Barat melalui Panca Daya yang diusung Gubernur Suhardi Duka. Ia mendorong penguatan tata kelola data sektoral serta proses verifikasi dan validasi proposal kegiatan.

"Jangan sampai ada usulan berjalan sendiri tanpa diketahui Bapperida atau tidak didukung kesiapan data dan lokasi. Semua harus terintegrasi dan selaras dengan arah pembangunan daerah," kata Amujib.

Selain itu, Amujib menekankan perhatian serius terhadap persiapan kegiatan strategis Bapperida, meliputi evaluasi RKPD kabupaten, forum pembangunan daerah, penataan sarana rapat, dan penguatan identitas visual kegiatan bertema Panca Daya. Dalam waktu dekat, Bapperida akan mengoordinasikan Rapat Kerja Pimpinan yang melibatkan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan kepala perangkat daerah.

Dengan memperkuat disiplin aparatur, tata kelola data terintegrasi, dan perencanaan berbasis bukti, Bapperida Sulbar optimistis mampu mengawal implementasi Panca Daya secara terarah demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*/Rigo Pramana)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar