Dari KORPRI untuk Inovasi, ASN Diminta Jawab Tantangan Efisiensi
Mamuju Tengah, TOKATA.id — Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary, menegaskan komitmen daerah untuk menjadi lebih inovatif saat mengukuhkan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mamuju Tengah masa bakti 2026–2031, Rabu (3/6/2026).
Menurut Askary, hasil instrumen yang diajukan ke Kementerian Dalam Negeri menunjukkan Kabupaten Mamuju Tengah telah masuk kategori daerah inovatif. Karena itu, ia meminta Ketua Dewan Pengurus KORPRI dan jajaran untuk menggerakkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar meningkatkan inovasi sesuai fungsi masing‑masing.
“Untuk ketua dewan pengurus KORPRI dan jajarannya, kami minta agar semangat ASN diarahkan pada peningkatan inovasi di semua sektor dan bidang,” ujar Askary.
Askary menambahkan, inovasi tidak cukup sekadar dimiliki pejabat eselon II dan III. Ia berharap setiap pegawai negeri sipil di Mamuju Tengah memiliki gagasan dan langkah inovatif untuk menjawab tantangan efisiensi dan dinamika tugas pemerintahan.
Sejak Februari lalu, kata Askary, Pemkab telah menerapkan skema kerja yang memberi ruang aktivitas di luar tugas utama bagi ASN dan tenaga PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu. Langkah ini, menurutnya, bagian dari upaya memberi kesempatan berkreasi dan kolaborasi antarpetugas birokrasi.
Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Askary menegaskan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah tetap memberikan perhatian kepada seluruh ASN, termasuk PNS dan PPPK. Ia juga menyebut komitmen bersama Bupati untuk menerapkan sistem manajemen talenta yang baik sebagai langkah mencetak pejabat struktural dan fungsional berkualitas di daerah itu.
“Kami berkomitmen menjadikan Mamuju Tengah pionir penerapan sistem manajemen talenta; ini penting untuk mencetak birokrat yang profesional dan adaptif,” tutupnya. (*/Rigo Pramana)
