BREAKING NEWS

TPA Malabo Mamasa Menuju Kelestarian Lingkungan

 


Mamasa, TOKATA.id — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi pemeriksaan dokumen pengelolaan lingkungan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Malabo di Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Selasa (14/4). Kegiatan ini menegaskan komitmen Gubernur Suhardi Duka membangun daerah berkelanjutan, di mana sampah bukan beban, melainkan tanggung jawab bersama untuk napas bumi yang lestari.

Tim provinsi disambut hangat Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan Wakil Bupati Sudirman di Kantor Bupati. Penyambutan berlangsung kekeluargaan, ditandai pemberian sarung khas Mamasa yang dikalungkan langsung—simbol kearifan lokal menyatu dengan agenda lingkungan.

Rapat hybrid ini diikuti pemerintah daerah, aparat hukum, dinas teknis, kecamatan-desa, serta tenaga ahli. Sebagai tindak lanjut permohonan DLHK Mamasa dan verifikasi administrasi provinsi, sesi membahas rencana pengelolaan TPA, dilanjutkan masukan konstruktif dari peserta untuk memastikan dokumen memenuhi standar teknis dan prinsip pelestarian.

Bupati Welem membuka resmi, menekankan: “Pengelolaan TPA bukan sekadar penanganan sampah, tapi jaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Dokumen harus komprehensif, jadi pedoman lapangan.”

Wakil Bupati Sudirman menutup, menegaskan dukungan daerah. Kepala DLHK provinsi Zulkifli Manggazali, via undangan, ajak partisipasi aktif: “Saran konstruktif diharapkan sempurnakan dokumen, agar TPA Malabo optimal, berwawasan lingkungan, dan lestari untuk Mamasa.”

Diharapkan, proses ini wujudkan TPA ideal: efisien, ramah alam, dan beri manfaat masyarakat tanpa noda pada tanah air. (*/Rigo Pramana)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar