Sinkronisasi BPJS: Sultra Barat Perkuat Jaring Pengaman Kesehatan
Mamuju, TOKATA.id – Biro Pemerintahan dan Kesra (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat rekonsiliasi strategis dengan BPJS Kesehatan di Mamuju, Kamis (16/4/2026). Langkah ini memastikan sinkronisasi data kepesertaan dan keuangan, demi akses kesehatan merata tanpa hambatan birokrasi.
Rapat dipimpin Kepala Bagian Pemerintahan Dhany Sadri mewakili instansi. Fokus utama: validasi data untuk kelancaran Universal Health Coverage (UHC) di Sulawesi Barat. Sinkronisasi presisi ini mencegah warga terhambat administrasi saat berobat di fasilitas kesehatan.
Kepala Biro Pemkesra Murdanil menegaskan sinergi lintas sektor sebagai kunci pemenuhan hak kesehatan dasar. "Kami ingin harmoni administrasi mewujudkan pelayanan cepat dan lancar, agar seluruh warga Sulawesi Barat akses medis tanpa kendala," katanya.
Upaya ini selaras visi Gubernur Suhardi Duka. Meski 2026 hadapi efisiensi anggaran masif, subsidi BPJS tetap prioritas utama. Pengurangan berisiko lumpuhkan rumah sakit dan rugikan masyarakat rentan.
Rapat ini diharapkan tingkatkan akuntabilitas jaminan kesehatan: transparan, tepat sasaran. Pemerintah imbau warga proaktif cek status kepesertaan, wujudkan Sulawesi Barat sehat dan tangguh. (*/Rigo Pramana)
