Sinergi Data, Kunci Akselerasi Ekonomi Majene Menuju 2027
Majene, TOKATA.id – Seperti kapal yang butuh peta akurat di lautan luas, pembangunan Kabupaten Majene tahun 2027 harus berpaut pada data empiris. Demikian ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat, Amujib, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD secara virtual, Kamis (2/4/2026).
"Kepala Bapperida Sulawesi Barawah, Amujib, mendesak sinergi data empiris untuk percepatan ekonomi inklusif Kabupaten Majene di 2027, saat Musrenbang RKPD virtual Kamis (2/4/2026). Meski IPM 74,15 unggul provinsi, pertumbuhan ekonomi 4,17%, kemiskinan 12,98%, dan stunting 34,1% masih jadi momok—membutuhkan strategi high impact seperti hilirisasi kopi-kakao dan digitalisasi layanan publik."
Menggarisbawahi tema "Percepatan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas SDM dan infrastruktur daerah", Amujib menyoroti tantangan krusial Majene. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) memang mencapai 74,15—di atas rata-rata provinsi—namun sektor ekonomi tertatih: pertumbuhan hanya 4,17% (vs 5,36% Sulbar), kemiskinan 12,98%, dan stunting 34,1% sebagai isu prioritas.
"Pembangunan belum maksimal jika tak fokus pada program high impact," tegas Amujib.
Untuk menaklukkan itu, Bapperida Sulbar usulkan lima strategi jitu:
Penguatan ekonomi inklusif: Hilirisasi kopi-kakao dan dorong UMKM ciptakan lapangan kerja.
Peningkatan SDM: Turunkan stunting terpadu plus vokasi selaras pasar kerja.
Intervensi kemiskinan data-driven: Manfaatkan DTKS/DTSEN agar bantuan tepat sasaran.
Pemerataan infrastruktur: Tingkatkan konektivitas dukung distribusi dan mobilitas ekonomi.
Reformasi tata kelola: Digitalisasi SPBE dan efisiensi anggaran perluas ruang fiskal.
Strategi ini selaras visi Gubernur Suhardi Duka: Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.
Menutup, Amujib kutip W. Edwards Deming: "Tanpa data, Anda hanyalah orang lain dengan sebuah opini." Ia berharap Musrenbang lahirkan rencana lintas sektor, berorientasi hasil nyata—bukan sekadar dokumen administratif—menuju kesejahteraan Majene yang gemilang. (*/Rigo Pramana)
