Revitalisasi Laut, Kunjungan Safaruddin Wujudkan Pelabuhan Prima
Mamuju, TOKATA.id – Seperti nelayan yang tak pernah lelah menatap ufuk, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Barat, Safaruddin S. DM, menjelajahi Pelabuhan Perikanan (PP) Kasiwa dan Kapal Patroli KM Malasuji di Sungai Lembang, Kabupaten Mamuju, Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi, melainkan panggilan untuk membangkitkan potensi laut yang selama ini bergelora di bawah beban keterbatasan.
Didampingi Koordinator Pelabuhan Perikanan Sulbar Maula Rahmat dan Kepala Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Irwan Latif, Safaruddin menyoroti fasilitas krusial PP Kasiwa—penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar DKP Sulbar. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pengolahan air galon, lapak ikan-sayur, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), hingga fasilitas pendukung lainnya mendesak pembenahan. "Hasil temuan ini segera saya laporkan ke Gubernur Suhardi Duka, agar pelabuhan ini prioritas anggaran provinsi 2027," tegasnya.
Keterbatasan anggaran dan personel minim menjadi musuh utama. DKP Sulbar rencanakan penambahan tenaga sesuai kebutuhan operasional, memastikan pelabuhan ini tak lagi sekadar dermaga, tapi jantung ekonomi pesisir.
Di sisi lain, KM Malasuji—aset patroli vital—menjadi sorotan. Fokus perbaikan mesin dan tambahan fasilitas keselamatan ABK digarap lewat anggaran 2026. "Saya perintahkan percepatan agar kapal ini segera berlayar," ujar Safaruddin. Ke depan, KM Malasuji tak hanya patroli, tapi juga bawa sosialisasi program Balai Pengelola Taman Perairan Kepulauan Balabalakang dan Laut Sekitarnya di Mamuju.
Langkah ini mengukir komitmen DKP Sulbar: tingkatkan infrastruktur, kuatkan pengawasan, dan edukasi masyarakat pesisir soal pengelolaan berkelanjutan. Laut Sulbar bukan lagi misteri ganas, tapi janji kemakmuran yang lahir dari tangan bertanggung jawab. (*/Rigo Pramana)
