Koordinasi Daring Bapperida: Pariwisata Sulbar Sasar Kontribusi Ekonomi 0,296%
Mamuju, TOKATA.id - Diskusi dinamis itu dihadiri pejabat teknis, seperti Ajulawati B dari Bapperida Sulbar, Asmadi dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, serta perwakilan Bappeda dan Disporapar Polewali Mandar. Fokus utama: kontribusi pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah, yang kini masih bergantung pada akomodasi, makan-minum.
"Seperti angin segar yang menyapu pantai Mandar, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat menggelar desk urusan pemerintahan bidang pariwisata secara daring, Senin (6/4/2026). Forum ini mempertemukan pusat dan daerah, termasuk Polewali Mandar, untuk menyelaraskan kebijakan pariwisata 2027 sesuai arahan Gubernur Suhardi Duka—dengan target PDB nasional 4,8 persen dan daerah 0,296 persen."
Ajulawati B menjelaskan, "Untuk 2027, Pusat menargetkan rasio PDB pariwisata 4,8 persen. Di daerah, kami pasang 0,296 persen, didominasi usaha akomodasi dan kuliner." Ia menambahkan, arah pembangunan selaras Asta Cita: dorong infrastruktur, buka lapangan kerja, serta kuatkan ekonomi kreatif dan kewirausahaan.
Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menyoroti program daerah seperti pemasaran pariwisata domestik- mancanegara dan promosi multi-media. Namun, tantangan muncul: program kota kreatif serta penguatan hak kekayaan intelektual belum masuk Renstra daerah.
"Hal ini catatan krusial, sebab ekonomi kreatif berpotensi besar mengangkat pariwisata Sulbar," tegas Amujib. Forum ini jadi panggung harapan, menggenggam masa depan yang lebih cerah bagi industri unggulan daerah. (*/Rigo Pramana)
