DLHK Awasi Rencana Tambang demi Pembangunan Berkelanjutan
Mamuju, TOKATA.id - Rapat ini merupakan tindak lanjut permohonan Direktur PT Embrio via sistem Amdalnet, melibatkan perwakilan DLHK Sulbar, Dinas ESDM, DPMPTSP, UPTD KPH Pasangkayu-Lariang, serta instansi teknis Kabupaten Pasangkayu. Hadir pula tenaga ahli bidang biologi, kimia, geologi, kesehatan masyarakat, dan sosial-ekonomi.
Dipimpin Andi Alffianti, Kepala Bidang Penataan dan Penaatan PPLH DLHK Sulbar, forum berjalan terarah. Pemrakarsa memaparkan rencana, sementara peserta menyemai masukan konstruktif untuk menyempurnakan dokumen—seperti akar pohon yang saling menguatkan tanah.
Kepala DLHK Sulbar, Zulkifli Manggazali, menegaskan: “Proses ini tahap penting memastikan usaha patuh aturan dan prinsip berkelanjutan. Forum ini harapannya lahirkan UKL-UPL berkualitas, implementatif, minimalkan dampak lingkungan.” Ia soroti keterlibatan lintas sektor sebagai kunci tata kelola hijau, sejalan visi Gubernur Suhardi Duka soal pembangunan berwawasan alam.
Rapat ini wujud komitmen DLHK mengawal usaha agar tak merampas napas bumi, kuatkan sinergi pemangku kepentingan. Diharapkan, dokumen UKL-UPL PT Embrio jadi fondasi kuat tambang ramah lingkungan di Sulawesi Barat. (*/Rigo Pramana)
