Dari Rapat Internal, Ekraf Sulbar Rajut Masa Depan Kreatif yang Terukur
Mamuju, TOKATA.id – Seperti bara yang dinyalakan di malam gelap, Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat internal pada Senin (6/4/2026). Pertemuan di ruang kerja Bidang Ekraf itu dihadiri seluruh pejabat fungsional dan staf, guna memoles persiapan program 2026 agar melahirkan dampak nyata bagi sektor kreatif daerah.
Dipimpin Kepala Bidang Ekraf Andi Harun Rasyid, rapat menekankan kesiapan teknis dan administratif. "Setiap program harus dieksekusi maksimal, tepat waktu, dengan peningkatan kualitatif dan kuantitatif," tegasnya. Andi Harun menargetkan ukuran konkret: bertambahnya pelaku ekonomi kreatif yang terlibat serta lonjakan pengunjung di setiap kegiatan.
Keterbatasan anggaran justru jadi pemicu inovasi. "Ini tantangan agar kami lebih adaptif, merancang eksekusi yang kontributif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor ekraf," ungkap Andi Harun, suaranya penuh keyakinan.
Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, memperkuat semangat itu. Ia mendorong Bidang Ekraf membuka ruang lebar bagi pelaku kreatif melalui program yang memperluas akses, peluang, dan jejaring. "Kegiatan harus komprehensif, berorientasi kualitas dan dampak terukur, sehingga lahir nilai ekonomi nyata bagi pelaku ekraf sebagai sasaran utama," tegas Bau Akram.
Rapat ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan tonggak untuk menyulut potensi kreatif Sulbar menuju 2026 yang gemilang. (*/Rigo Pramana)
.jpeg)