BREAKING NEWS

Benteng Literasi Digital: Sulbar Bangkit Lawan Modus Jastip Penipuan yang Licin

 


Mamuju, TOKATA.id – Seperti ular licin yang mengintai di balik layar ponsel, penipuan digital kian merajalela. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan literasi digital sebagai perisai utama, khususnya melawan modus jasa titip (jastip) penukaran uang baru secara online.

Kasus terkini di Majene—seorang wanita asal Makassar ditetapkan tersangka—menjadi cermin nyata evolusi kejahatan maya. Pelaku memanfaatkan media sosial dan aplikasi obrolan, menyamarkan diri dengan tampilan meyakinkan, obrolan intensif, serta bukti visual palsu untuk memikat korban bertransaksi di muka.

“Modus ini bermain pada rasa percaya, menjanjikan kemudahan instan,” tegas Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, saat dihubungi Selasa (14/4/2026). Ia mendesak masyarakat kritis: verifikasi dulu sebelum transfer, hindari bayar penuh pada layanan tak teruji.

KominfoSS Sulbar gencar gencarkan edukasi literasi digital lewat kanal publik, menyasar individu hingga komunitas dan perangkat daerah. Upaya ini selaras komitmen Gubernur Suhardi Duka dalam pelayanan publik adaptif terhadap teknologi.

“Masyarakat diajak laporkan dugaan penipuan via SP4N-Lapor atau aparat hukum. Literasi digital bukan pilihan, tapi kebutuhan mutlak. Semakin cerdas bermedia, semakin tipis celah penjahat,” tambah Ridwan.

Dengan penguatan berkelanjutan, warga Sulawesi Barat diharap tangguh menavigasi ruang digital, beraktivitas aman dan bijak di era yang penuh tipu muslihat. (*/Rigo Pramana)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar